Pop.matamata.com - Pemilu (Pemilihan Umum) akan diselenggarakan pada Rabu, 14 Febuari 2024, bukan hanya memliih Capres dan cawapres namun juga memilih Caleg (Calon Legislatif) yang nantinya akan duduk di pemerintahan daerah maupun provinsi.
Berbicara mengenai Pemilu, selain memilih Capres dan Cawapres, hajatan besar yang diselenggarakan lima tahun sekali ini rawan terjadi money politicatau yang biasa disebut serangan fajar.
Praktek serangan fajar ini sering diingatkan oleh pihak penyelenggara Pemilu seperti Bawaslu untuk menghindari hal-hal yang bisa mencederai demokrasi yang ada di Indonesia.
Rupanya bukan hanya Bawaslu saja yang menghimbau untuk tidak menerima serangan fajar, sekelas pemuka agama ternama Ustad Abdul Somad juga ikut mengomentari praktek politisasi suara tersebut.
Lewat akun media sosial Instagram miliknya @ustadabdulsomed_official, pria yang kerap disapa UAS ini menjawab salah satu pertanyaan dari netizen mengenai hukum terima uang serangan fajar.
“Assalamualaikum Ustad, ini ada pula Caleg yang kasih duit, lima ratus ribu,” tanyanya.
Pria kelahiran asal Sumatera Utara ini menjawab tegas dengan pertanyaan dari netizen terkait hukum terima uang serangan fajar.
Menurut penuturan pria UAS terima uang serangan fajar hukumnya sudah jelas haram dan tidak boleh diterima.
“Jangan terima, haram itu!,” jawab UAS dikutip oleh Pop.matamata.com pada Selasa (13/02/2024).
Berita Terkait
-
DPR Bersiap Bahas Revisi UU Pemilu, Dasco Ingatkan Komisi II Antisipasi Gugatan MK
-
Puan Maharani Pastikan Revisi UU Pemilu Kedepankan Prinsip Jurdil dan Kepentingan Rakyat
-
DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Legislatif, Ini Alasannya
-
DPR Dukung Usulan Bawaslu Blacklist Pelaku Politik Uang di Pemilu Mendatang
-
DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif
Terpopuler
-
Ingin Karyanya Lebih Bernyawa, Anggia Novita Optimistis Produseri Soundtrack Film 'Juminten Edan'
-
Sepakat Berkolaborasi! Hard Lights, BEAUZ, dan Solar State, Rilis Lagu 'Mad World'
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'
-
Vino G. Bastian Ungkap Film 'Tanah Runtuh', Berdayakan Pemain Down Syndrome
-
Dipasangkan dengan Kenny Austin di Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta', Gisella Anastasia Akui Deg-Degan
Terkini
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
-
Merasa Kehilangan, ASBAK Band Pilih 'Hidup Tanpa Cinta'
-
Komunitas Rider Kalisari R2L, Gelar Touring Kebersamaan ke Bogor