Pop.matamata.com - Presenter, penyanyi sekaligus pemain sinetron dan film asal Thailand, Jirayut mengatakan dirinya sempat ragu untuk menerima tawaran bermain film 'Cek Khodam'.
Jirayut mengatakan pihak Dee Company meminta dirinya untuk menjadi satu dari tiga pemeran utama.
"Pertama kali itu emang saya agak ragu, enggak percaya diri juga karena takutnya mengecewakan orang-orang gitu," tutur Jirayut, saat ditemui di Metropole XXI, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).
Jirayut merasa dirinya tak pantas untuk langsung didapuk sebagai pemeran utama.
Namun keraguan itu akhirnya sirna berkat dorongan sang ibu.
Jirayut menjelaskan ibunya sangat ingin melihat dirinya tampil di layar lebar.
"Ternyata ya dorongan dari mama sih sebenarnya, mama aku tuh langsung kayak bilang 'ambil, ambil, ambil, ambil,'" jelas Jirayut.
Jirayut menganggap jalan yang terbuka ini karena doa dari ibunya.
Ia pun akhirnya mengiyakan tawaran untuk berperan di film Cek Khodam.
"Ya mungkin itu emang doa dari Mama juga ya, Mama aku ingin lihat aku main film dan alhamdulillah ya emang-emang jodohnya aku di film Cek Khodam sih gitu," ungkapnya.
Baca Juga
Ini bukan tawaran pertama yang datang kepada Jirayut untuk film.
Jirayut mengatakan sebenarnya pernah ditawari untuk main di film lainnya.
Namun tawaran tersebut ditolak lantaran belum cocok.
"Ada tapi mungkin bujet-nya enggak cocok atau karakternya mungkin enggak masuk atau gimana ya mungkin sekadar bertanya terus lewat gitu aja ya, emang jodohnya aku di film 'Cek Khodam' gitu aja sih," sambung Jirayut.
Film 'Cek Khodam' bercerita tentang tiga orang pemuda yang bekerja sama dengan hantu untuk menakut-nakuti manusia era modern.
Film garapan sutradara Jeropoint ini menampilkan Jirayut, Benidictus Siregar, Saputra Kori dan lainnya itu akan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 16 Juli 2026.
Film 'Cek Khodam' menceritakan tiga sahabat (Sakti, Wira, dan Bima) yang membuat konten mistis "Cek Khodam".
Akibat konten tersebut, masyarakat menganggap hantu hanyalah bahan candaan.
Angka Ketakutan Manusia turun drastis karena manusia modern lebih takut pada cicilan dan tanggal tua, memicu Panglima Khodam turun ke dunia manusia untuk memulihkan wibawa dunia gaib.
Berita Terkait
-
Ingin Karyanya Lebih Bernyawa, Anggia Novita Optimistis Produseri Soundtrack Film 'Juminten Edan'
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'
-
Vino G. Bastian Ungkap Film 'Tanah Runtuh', Berdayakan Pemain Down Syndrome
-
Selamat! Film 'Ghost Buzzer' Lolos Sensor untuk Semua Umur
-
Bintangi Film 'Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula', Sarah Sechan Merasa Miris soal Peredaran Narkoba
Terpopuler
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'
-
Vino G. Bastian Ungkap Film 'Tanah Runtuh', Berdayakan Pemain Down Syndrome
-
Dipasangkan dengan Kenny Austin di Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta', Gisella Anastasia Akui Deg-Degan
-
Selamat! Film 'Ghost Buzzer' Lolos Sensor untuk Semua Umur
-
Syarief Khan akan Laporkan Selebgram ke Polisi, terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Intimidasi
Terkini
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
-
Merasa Kehilangan, ASBAK Band Pilih 'Hidup Tanpa Cinta'
-
Komunitas Rider Kalisari R2L, Gelar Touring Kebersamaan ke Bogor
-
Ingin Karyanya Lebih Bernyawa, Anggia Novita Optimistis Produseri Soundtrack Film 'Juminten Edan'
-
Sepakat Berkolaborasi! Hard Lights, BEAUZ, dan Solar State, Rilis Lagu 'Mad World'