Pop.matamata.com - Debut awal tahun 2025, sutradara handal Hanung Bramantyo menghadirkan karya film terbarunya berjudul 'Rahasia Rasa' yang memadukan kuliner dengan sejarah yang disajikan secara segar dan menarik.
Film ini bertujuan memancing rasa ingin tahu penonton terhadap sejarah melalui pendekatan berbeda terutama soal kuliner.
Sutradara film 'Ayat-Ayat Cinta' ini mengatakan bahwa film bukanlah majelis sejarah melainkan medium hiburan yang memicu literasi yang lebih luas untuk generasi muda.
"Film ini harus entertaining, bukan beban yang membuat filmmaker takut berkarya, "Rahasia Rasa" mungkin mendapat kritik dari kalangan sejarawan, tetapi tetap percaya pada visi karyanya. Sejarah Indonesia bukan hanya untuk sejarawan, tapi untuk setiap kita semua," tutur Hanung Bramantyo di Metropole XXI, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/01/2025).
Hanung menggandeng aktor muda berbakat, seperti Jerome dan Nadia yang menjadi sorotan tersendiri dalam film ini.
"Saya tahu Jerome punya kemampuan luar biasa yang belum ter-explore dengan baik," ungkap suami dari Zaskia Adya Mecca ini.
Film ini dirancang sebagai trik sinematik yang menggabungkan misteri dan realitas untuk memikat penonton.
"Tugas saya menciptakan sebuah realitas yang meyakinkan penonton," sambung Hanung.
Hanung Bramantyo juga menekankan bahwa perpaduan kuliner dan sejarah adalah cara unik memperkenalkan budaya.
"Film ini nggak cuma mengadu soal makanan, tapi ada sesuatu rasa di dalamnya. Dengan konsep unik dan pesan mendalam, "Rahasia Rasa" diharapkan menjadi inspirasi bagi pembuat film muda. Semoga anak muda jago bakal bikin film-film selanjutnya ya," papar Hanung.
Film 'Rahasia Rasa' hadir sebagai terobosan di dunia perfilman Indonesia.
Film ini dirancang untuk memadukan sejarah dan kuliner dengan cara yang berbeda, menghadirkan pengalaman yang menginspirasi.
Film 'Rahasia Rasa' akan tayang perdana di bioskop seluruh Indonesia mulai 20 Februari 2025.
Film ini terinspirasi dari sebuah buku berjudul Mustikarasa.
Mustikarasa adalah sebuah buku resep masakan Nusantara yang sangat bersejarah.
"Buku ini merupakan hasil inisiatif Presiden Soekarno pada tahun 1964, dengan tujuan mendokumentasikan kekayaan kuliner Indonesia dari Sabang sampai Merauke," tandas Hanung Bramantyo.
Berita Terkait
-
BGN: 29.400 Dapur Makan Bergizi Gratis Lolos Verifikasi Nasional
-
WWF Ajak Masyarakat hingga Swasta Kolaborasi Promosikan Pangan Lokal
-
Menguras Emosi! Jared Ali Raih Juara 1 Lomba Lari Maraton di Film 'Children of Heaven'
-
Garap Film 'Children of Heaven Versi Indonesia', Hanung Bramantyo Tak Ingin Eksploitasi Kesedihan
-
Simpan Topeng Emas dan Jejak Prasejarah, Menbud Fadli Zon Siapkan Wajah Baru Situs Pasir Angin
Terpopuler
-
Tahun 2026, New Syclon Siap Bersaing di Industri Musik Tanah Air, lewat Lagu 'Sebenarnya Masih Cinta'
-
XERF Gunakan Teknologi Canggih untuk Perawatan Lifting dan Tightening yang Natural, Nyaman dan Efektif
-
Tawarkan Konsep Menarik, Cantika Davinca Ingin Lagu 'Mencintai Tak Dicintai' Disukai Banyak Orang
-
Rayakan Idul Adha 1447 H, Masjid Al Falaah RBK Gelar Salat Ied hingga Pemotongan Kurban, 1 Sapi dan 4 Ekor Kambing
-
JPU Diduga Lupa Agenda Sidang Kasus Reinhart Muljadi di PN Jakbar, Pengacara Nilai Sarat Kejanggalan
Terkini
-
Diduga Menipu hingga Miliaran Rupiah, Pengusaha Kayu Lapis di Sukabumi Dilaporkan ke Polisi
-
Ditipu Rp 1,2 Miliar oleh Ustazah RD, Puluhan Jemaah Umroh Lakukan Gugatan Perdata di PN Jakut
-
Hore Dapat Hadiah! Ratusan Warga Kota Tasikmalaya Kaget, Rumahnya Diketuk Tim 'Festival Tok Tok Buoy'
-
Fajar Nugra, Siap Kocong Perut Penonton di Film Komedi Horor 'Dukun Magang'
-
Angkat Kisah Romantis! ILIR7 Yakin Lagu 'Seandainya Tercipta Untukku' bakal Viral