Pop.matamata.com - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) mengawali tahun 2026 melalui agenda strategis Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana pasca pelantikan kepengurusan DPP periode 2025–2026 pada 6-8 Maret 2026 di Ballroom Novotel Jakarta Pulomas, Jakarta.
Rakernas ini mengusung tema 'Asta Karya: Akselerasi Karya, Transformasi Ekonomi Indonesia'.
Rakernas ini menjadi momentum strategis untuk menyusun peta jalan organisasi lima tahun ke depan.
Rakernas ini akan diikuti oleh perwakilan dari 38 provinsi, 288 kabupaten/kota, serta 12 Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN)
Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian, menegaskan Rakernas ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah gerakan ekonomi kreatif ke depan.
"Rakernas ini menjadi momentum konsolidasi nasional dan internasional Gekrafs, sekaligus menyatukan langkah seluruh pengurus dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia," kata Kawendra, Kamis (5/3/2026).
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Panitia Rakernas, Tommy William Tampubolon, menambahkan bahwa Rakernas nanti akan diisi berbagai agenda strategis.
Mulai dari konsolidasi organisasi hingga forum dialog nasional.
"Rakernas ini sebagai ruang bertukar gagasan, memperkuat jaringan, serta merumuskan langkah strategis Gekrafs ke depan," tegas Tommy.
Sejumlah menteri dan tokoh nasional yang juga merupakan bagian dari struktur DPP Gekrafs dijadwalkan hadir.
Termasuk Ketua Dewan Penasehat Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Dewan Pembina Gekrafs Sandiaga Salahuddin Uno, Erick Thohir, Supratman Andi Agtas, yang tercatat dalam struktur kepengurusan dan dewan Gekrafs.
Selain itu, Rakernas juga akan menghadirkan tokoh ekonomi kreatif dan publik figur nasional yang juga bagian dari keluarga besar Gekrafs.
Mulai dari Raffi Ahmad, Yovie Widianto, Irene Umar, dan Rahayu Saraswati dalam sesi talkshow Asta Karya.
Agenda Rakernas mencakup talkshow ekonomi kreatif, pemaparan program kerja Dewan Pimpinan Pusat, dialog dengan Dewan Pimpinan Wilayah, tausiyah Ramadhan, buka puasa bersama, hingga penutupan yang dirangkai dengan Gekrafs Awards.
Melalui Rakernas ini, Gekrafs diharapkan semakin solid sebagai gerakan nasional yang mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.
Serta memperluas jejaring hingga tingkat global.
Berita Terkait
-
Menekraf Teuku Riefky: Ekonomi Kreatif Adalah Mesin Baru Perekonomian Nasional
-
Jawa Barat Dominasi Ekraf Nasional, Sumbang Rp310 Triliun dan 6,2 Juta Talenta Kreatif
-
Hari Ekonomi Kreatif Nasional, Kementrian Ekonomi Kreatif dan PFN Gelar Nobar 'Menuju Pelaminan' di Lippo Mall Nusantara
-
Peringati Hari Ekraf Nasional 2025, Irene Umar Gandeng Gekrafs Naraya Berkreasi Seni
-
Menparekraf: Industri Dance Berpotensi Dorong Ekonomi Kreatif dan Lapangan Kerja
Terpopuler
-
Demi Keimanan dan Cinta, Marcell Darwin dan Vinessa Inez Rela Berkorban
-
Swara Anak Nusantara, Haris The Brothers Hidupkan Kembali Lagu Anak Indonesia
-
Alyssa Lozovskaya dan Julio Rionaldo, Bintangi Film Internasional
-
Virgoun dan Lindi Fitriyana Resmi Menikah
-
Tegas! Wardatina Mawa Resmi Gugat Cerai Insanul Fahmi di PA Medan
Terkini
-
Garap Film 'Children of Heaven Versi Indonesia', Hanung Bramantyo Tak Ingin Eksploitasi Kesedihan
-
Mendapat Ancaman Pembunuhan dari OTK, Aktor Syarief Khan Yakin Dugaan Persaingan Bisnis
-
Hadapi Teror 100 Pocong, Leoni dan Samuel Rizal Kewalahan di Film 'Kolong Mayit'
-
3 Komika Bakal Kocok Perut di Film 'Warung Pocong', Begini Kisahnya
-
Sambut Ramadan, RCTI Hadirkan Tabligh Akbar 'Penyejuk Hati' secara Live dari Masjid Agung Al Amjad Tangerang