Pop.matamata.com - Komedian Polo yang memiliki nama asli Christian Barata Nugroho memulai kariernya bersama grup yang didirikan Teguh Slamet Raharjo pada 1950 dengan nama Srimulat.
Bersama Srimulat, pria kelahiran 20 Maret 1952 ini melanjutkan perjalanan kariernya melawak hingga ke berbagai stasiun televisi.
Polo memulai debutnya di TV pada 1986 bersama dengan grup lawak Srimulat.
Sebelum meninggal dunia kemarin, Polo pernah 2 kali masuk penjara dengan tuduhan penggunaan narkoba.
Pada 2000 Polo ditangkap polisi dan divonis 7 bulan penjara karena kepemilikan narkoba.
4 tahun selanjutnya, di 2004 Polo kembali ditangkap dengan kasus yang sama.
Selain menjadi pelawak, Polo juga sempat melebarkan kariernya dalam dunia peran.
Pada 2011 ia pernah menjadi aktor di film Kejarlah Jodoh Kau Kutangkap.
Setahun selanjutnya, pada 2012 Polo kembali bermain di film Misteri Pasar Kaget.
Tak hanya berkutit di dunia film, Polo melanjutkan seni berperannya di beberapa sinetron. Ia mengawali sinetron pada 1996 di sinetron Gara-Gara.
Dengan jangka waktu yang panjang, ia kembali berperan di sinetron Jodoh Wasiat bapak pada 2018. Lalu sinetron terakhir yang dibintangi berjudul Orang Ketiga pada 2019.
Di 2020, Polo harus dirawat di ICU karena penyakit paru-parunya.
Teman-temannya berinisiatif untuk patungan membiayai perawatannya.
Polo sempat membaik pada 2021 dan mulai kembali beraktivitas.
Sayangnya takdir berkata lain, tepat pada pukul 12.10 WIB, Rabu (6/3/2024) Polo telah dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Swasta di Bekasi, Jawa Barat.
Polo berpulang setelah 4 tahun berjuang melawan penyakitnya.
Polo mengembuskan napas terakhir setelah bertahun-tahun mengidap sakit paru-paru.
Kepergian Polo ini menorehkan duka bagi para kerabat dan sahabat.
Bopak, salah satu junior Polo di dunia komedi Tanah Air, mengaku kaget dengan kepergian Polo.
"Buat Bopak pribadi, dia di samping sebagai senior, memberi hal-hal yang baik dalam komedi," kata Bopak di rumah duka di kawasan Jakarta.
Kesedihan juga dirasa oleh Ike Muti.
Ia mengaku mendapat firasat, yaitu didatangi Polo dalam mimpi. Setelah bermimpi seperti itu, Polo sempat berpesan kepada Ike Muti untuk menjaga kesehatan.
"Mas Polo itu sangat deket sama saya. Kalau tadi ada yang bilang firasat, mungkin benar. Saya masih punya bukti chat saya terakhir dengan Mas Polo. Saya dimimpiin Mas Polo, terus saya tanya 'Mas baik-baik aja?'. Dia cuma bilang 'Mbak Ike harus sehat'. Tapi dia nggak bilang dia sakit apa," kenang Ike Muti sambil menangis.
Sebagai seorang sahabat, Roy Marten juga mendoakan agar arwah Polo bisa diterima di sisi Tuhan.
Roy juga menyebut kenangan tentang Polo akan tetap abadi.
"Selamat jalan Mas Polo. Pulang ke rumah Bapa di Surga, di mana tidak ada kesedihan dan penderitaan. Kekalah kenanganmu," pungkas Roy Marten.
Berita Terkait
-
Syarief Khan hingga Jarwo Kwat, Ramaikan Kuis 'Dream Box Indonesia'
-
Roy Marten Angkat Suara tentang Kedekatan Gisel dan Cinta Brian, Sosok Aktor Muda yang Kini Jadi Sorotan
-
Jadi Sutradara di Film 'Misteri Cek Khodam', Master Limbad Dapuk Bopak Castello dan Daus Separo
-
Prisia Nasution Jadi Hakim di Film 'Sang Pengadil': Melakukan Hal Tidak Biasa untuk Mengungkap Kebenaran
-
Berakting di Film 'Dul Muluk Dul Malik' Part 2, Ini Kata Anwar Fuady
Terpopuler
-
Dinilai Terlalu Vulgar! Foto Topless Jennie BLACKPINK, Picu Pro dan Kontra
-
Polda Maluku Berkomitmen Tuntaskan Kasus Dugaan Gratifikasi Bupati MBD, 6 Saksi Diperiksa
-
Dicap Antagonis, Meriam Bellina Lepas Image Jahat di Film 'Titip Bunda di Surga-Mu'
-
William dan Oliver Roberts Kompak di Sinetron 'Asmara Gen Z'
-
Adegan Ciuman, Fajar Sadboy Bikin Salfok Marsha Aruan di Web Series 'Yang Penting Ada Cinta'
Terkini
-
Para Pemenang DA 7, Tasya hingga April Siap Isi Program Ramadan Indosiar
-
Saskia Chadwick Bintangi Film 'Tolong Saya', jadi Edukasi untuk Pelajar di Luar Negeri
-
Vakum 8 Tahun, Rianti Cartwright Kembali Bintangi Film: Kangen Akting
-
Ngeri! Akibat Cuaca Buruk, Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Jatuh di Bali
-
Mongol Stres dan Donny Damara Kuras Emosi di Film 'Jangan Seperti Bapak'