Pop.matamata.com - Penonton setia film horor, Lebaran Idul Fitri nanti bakal disuguhkan dengan film menarik yang diperankan oleh Aktris Prilly Latuconsina.
Film tersebut berjudul 'Danur: The Last Chapter'.
Prilly Latuconsina merasa terharu sekaligus bangga bisa merampungkan film tersebut dengan baik.
Ia begitu setia dengan karakter Risa, dalam film 'Danur: The Last Chapter' yang akan tayang di bioskop pada 18 Maret 2026.
"Buat aku hari ini rasanya mengharukan sekali, karena nggak terasa sudah 10 tahun perjalanannya soal film 'Danur' dengan berbagai lanjutan dan kisahnya. Dari aku 19 tahun sudah syuting film ini," tutur Prilly Latuconsina di XXI Agora Mall, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2026) malam.
Menurutnya film 'Danur' merupakan film horor perdananya.
"Karena Danur film pertama saya, sempat dipandang sebelah mata pemain sinetron nggak bisa main film. Lewat project ini aku buktikan dan mematahkan semua anggapan itu dan akhirnya film itu meledak alias box office dan hingga sekarang dibuat squelnya," sambungnya.
Bagi Prilly, Danur memiliki tempat yang sangat spesial di hatinya.
Film ini bukan sekadar rutinitas pekerjaan, melainkan pondasi penting dalam jejak karier beraktingnya di industri perfilman Tanah Air.
"Danur buat aku bukannya cuma sekadar film saja, tapi awal dari perjalanan karier, awal perjalanan dari film horor juga. Jadi rasanya kita sudah di penghujung perjalanan tuh pasti mengharukan banget, dan semoga ini menjadi penutup yang manis," tegasnya.
Publik mungkin tak banyak yang sadar bahwa selama satu dekade terakhir, pemilik nama lengkap Prilly Mahatei Latuconsina tak pernah mengambil tawaran film horor di luar judul 'Danur'.
"Selama 10 tahun ini memang nggak main film horor lain ya selain 'Danur', karena aku merasa aku harus menyelesaikan perjalanannya Risa. Kalau ditanya kedepan mau main horor lagi atau tidak setelah 'Danur' selesai, aku belum tahu," paparnya.
Karena jadi babak terakhir, Prilly Latuconsina merasa film 'Danur: The Last Chapter' wajib disaksikan saat lebaran, karena memiliki cerita yang menarik.
"Kalau aku sendiri menilainya karena 'Danur' itu elemennya lengkap ya, bukannya cuma film horor yang ada hantu jahatnya saja, tapi benar-benar menceritakan kehidupan mereka yang ada di dimensi lain," ujar Prilly Latuconsina.
"Jadi ada drama juga, mengharukan juga. Aku mungkin bisa bilang, probably ini adalah Danur yang terbaik," sambungnya.
Film 'Danur: The Last Chapter' dibintangi oleh Prilly Latuconsina, Zee Asadel, Dian Nitami, dan lain sebagainya.
Film ini menceritakan tentang Prilly Latuconsina yang setelah bertahun-tahun berpisah dengan teman-teman hantunya, Risa kembali menjalani hidup dengan tenang dan menutup gerbang komunikasi dengan semua hantu.
Namun segalanya berubah ketika gerak-gerik adiknya terlihat janggal menjelang pernikahannya, drama horor pun dimulai dari hal tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Zee Asadel Bongkar Luka Mendalam di Film 'Jangan Seperti Bapak'
-
Prilly Latuconsina Tak Mau Asal-asalan, Perankan Risa di Film 'Danur: The Last Chapter'
-
Wow! Tatjana Saphira Bintangi Serial 'Ipar Adalah Maut', Dikemas Penuh Drama dan Emosional
-
Dapat Bunga dari Pernikahan Shenina dan Angga Yunanda, Prilly Latuconsina Dikabarkan akan Menyusul
-
Diet Agak Kebablasan Sampai Beratnya Cuma 37 Kg, Prilly Latuconsina Ngaku Nyaman: Ngerasa Lebih Pede
Terpopuler
-
Garap Film 'Children of Heaven Versi Indonesia', Hanung Bramantyo Tak Ingin Eksploitasi Kesedihan
-
Mendapat Ancaman Pembunuhan dari OTK, Aktor Syarief Khan Yakin Dugaan Persaingan Bisnis
-
Hadapi Teror 100 Pocong, Leoni dan Samuel Rizal Kewalahan di Film 'Kolong Mayit'
-
3 Komika Bakal Kocok Perut di Film 'Warung Pocong', Begini Kisahnya
-
Sambut Ramadan, RCTI Hadirkan Tabligh Akbar 'Penyejuk Hati' secara Live dari Masjid Agung Al Amjad Tangerang
Terkini
-
Dipandu Irfan Hakim, RCTI Kembali Hadirkan Tabligh Akbar 'Penyejuk Hati' Live dari Bogor
-
Tahun Ini, Penyanyi Kintan Percaya Diri Merilis Lagu Upbeat dengan Judul 'Lets Dance'
-
Syarief Khan akan Somasi dan Laporkan Selebgram ke Polisi, dengan Dugaan Fitnah
-
Diandra Salsabila hingga Ghazi Alhabsyi, Ungkap Tantangan Seru Sinetron 'Petualangan Rahasia Queena'
-
Rakernas Gekrafs 2026, Usung Asta Karya sebagai Arah Baru Gerakan Ekonomi Kreatif