Pop.matamata.com - Nama mantan Puteri Indonesia 2013, Whulandary Herman mendadak jadi sorotan publik usai berdebat dengan Miss Israel 2013, Yityish Aynaw terkait unggahannya soal Palestina.
Melalui akun Instagramnya, Whulandary Herman menyuarakan dukungannya terhadap Palestina yang tengah berkonflik dengan Israel. Dalam keterangannya, wanita berdarah Minang ini menyebut kebebasan Palestina adalah impian banyak orang.
Yityish Aynaw kemudian mengomentari dukungan tersebut lantaran tidak setuju dengan pembelaan Whulandary Herman atas Palestina. Sebagai warga Israel, ia membela bahwa negaranya yang diserang lebih dulu oleh Hamas.
Ia pun menyindir Whulandary Herman sebagai seorang influencer agar tidak bicara omong kosong akan hal ying tidak dipahami.
Tak tinggal diam, Whulandary membalas komentar sesama finalis Universe 2013 itu. Ia berpendapat bahwa meningkatkan konflik hanya akan menimbulkan lebih banyak korban tidak bersalah.
Keberanian Whulandary Herman saat berdebat dengan Miss Israel 2013 itu membuat netizen salut. Tak sedikit yang penasaran dengan sosoknya.
Berikut profil Whulandary Herman
Sepak terjang Whulandary Herman di kontes kecantikan dan modelling sudah tidak perlu diragukan lagi. Sebelum memenangkan ajang Puteri Indonesia 2013, Whulandary Herman telah menyandang beberapa gelar kecantikan.
Putri pasangan Rahmat Saleh dan Yetty Marsanti tersebut menjadi Wajah Femina 2008. Ia pun berhasil meraih gelar Asian Top Model of the Year 2010 di Fashion Asia Award.
Ia kemudian mengemban tugas sebagai perwakilan Indonesia dalam ajang Miss Universe 2013 di Moskow, Rusia. Meski gagal menjadi pemenang, Whulandary menempati Top 11 dari puluhan wakil negara sedunia dan meraih tunner up ke-3 sebagai Best National Costume.
Tag
Berita Terkait
-
Pakar: Agresi Israel ke Lebanon Ganjal Kesepakatan Damai AS-Iran
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Rupiah Melemah ke Rp18.107 per Dolar AS
-
Trump Klaim Israel dan Hizbullah Sepakat Hentikan Saling Serang
-
9 WNI Relawan Gaza Dibebaskan Israel, Komisi I DPR RI Apresiasi Diplomasi Kemlu
-
Bebas dari Penjara Israel, 9 Relawan Flotilla Asal Indonesia Mengaku Dipukuli dan Disetrum
Terpopuler
-
Sepakat Berkolaborasi! Hard Lights, BEAUZ, dan Solar State, Rilis Lagu 'Mad World'
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'
-
Vino G. Bastian Ungkap Film 'Tanah Runtuh', Berdayakan Pemain Down Syndrome
-
Dipasangkan dengan Kenny Austin di Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta', Gisella Anastasia Akui Deg-Degan
-
Selamat! Film 'Ghost Buzzer' Lolos Sensor untuk Semua Umur
Terkini
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
-
Merasa Kehilangan, ASBAK Band Pilih 'Hidup Tanpa Cinta'
-
Komunitas Rider Kalisari R2L, Gelar Touring Kebersamaan ke Bogor
-
Ingin Karyanya Lebih Bernyawa, Anggia Novita Optimistis Produseri Soundtrack Film 'Juminten Edan'