matamata.com - Band Radja mengalami kejadian yang traumatis ketika manggung di Johor, Malaysia. Grup yang digawangi Ian Kasela itu disekap hingga diancam akan dibunuh.
Pada Senin (13/3/2023), para personel Radja mendatangi Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) untuk meminta perlindungan. Mereka mengaku trauma dengan kejadian tersebut.
Lantas seperti apa kejadian sebenarnya? Berikut kronologi penyekapan Radja di Malaysia.
1. Digiring ke Ruangan Usai Manggung
Seusai konser di Johor, Malaysia pada Sabtu (11/3/2023), Ian Kasela dan personel lainnya tiba-tiba digiring ke sebuah ruangan. Mereka diberitahu oleh pihak penyelenggara bahwa ada petinggi dari negara tersebut ingin bertemu. Mereka pun menurutinya.
2. Mendapat Ancaman Pembunuhan
Radja mendapat ancaman pembunuhan saat berada di kamar hotel. Menurut Ian Kasela, ada sekitar 20 orang berbadan besar yang datang dan memaki-maki mereka dengan nada tinggi. "You mati, you orang Indonesia tak boleh macam-macam di sini," ujarnya menirukan pelaku.
3. Dikira Prank
Para personel Radja mengira semua itu hanya prank atau iseng belaka. Alih-alih takut, pelantun hits Cinderella tersebut justru senang. Mereka berpikir demikian karena tidak ada satu insiden pun terjadi selama konser atau fans kecewa dengan aksi panggung mereka.
4. Mulai Curiga
Radja mulai curiga ketika orang-orang tersebut mulai bertindak agresif dengan menendang meja, mendorong, melontarkan kata-kata kasar hingga mengancam akan membunuh mereka. Para personel pun mulai yakin bahwa situasinya sudah tidak baik-baik saja.
5. Pelaku Ditangkap
Menurut laporan The Star, Kepala Kepolisian Johor Datuk Kamarul Zaman Mamat mengumumkan bahwa pelaku penyekapan terhadap Radja sudah ditangkap pada Minggu (12/3/2023) di kantor polisi distrik Johor Baru. Kedua tersangka berusia 37 tahun dan 48 tahun, tetapi identitasnya tidak diungkap ke publik.
6. Radja Minta Perlindungan Interpol
Setelah melapor ke Mabes Polri pada Senin (13/3/2023), Radja diarahkan untuk membuat laporan ke Interpol karena kasus ini sudah masuk ke ranah kriminalitas internasional. Karena takut dan khawatir, mereka ingin meminta perlindungan kepada pihak berwajib.
Demikian kronologi penyekapan Radja usai manggung di Johor, Malaysia. Ian Kasela dkk mengaku masih trauma hingga terbawa mimpi.
Terpopuler
-
Pemerintah Targetkan Penghentian Open Dumping Sampah dan Dorong Pemilahan dari Rumah
-
Kapolri Tegaskan Komitmen Polri Kawal Hak dan Kesejahteraan Buruh
-
Menko Pangan Zulkifli Hasan Pastikan Stok Beras Aman Hadapi Musim Kemarau
-
Pelantikan Pejabat Kejaksaan Agung: Asep Nana Mulyana Resmi Jadi Wakil Jaksa Agung
-
Aturan Baru Tembakau PP 28 Tahun 2024, DPR Ingatkan Nasib Petani Lokal