Pop.matamata.com - Bintang film Hana Saraswati harus bergaya hidup hedonisme di kota besar demi mendapatkan penghargaan sosial di mata masyarakat.
Kisah tersebut tertuang dalam film terbarunya berjudul 'Aku Harus Mati'.
Dalam film tersebut terdapat sebuah adegan di mana Hana Saraswati dibuka mata batinnya.
Rupanya, scene tersebut menjadi sesuatu yang paling berkesan bagi Hana Saraswati dalam perannya sebagai Mala.
Pasalnya, adegan tersebut meninggalkan dampak hingga satu tahun setelahnya.
"Aku bisa bilang scene itu scene paling berkesan karena meninggalkan kesan sampai satu tahun kemudian, kisahnya sangat tragis menceritakan warisan pesugihan hingga gaya hidup hedonisme hingga terjerat pinjol (pinjaman online," tutur Hana Saraswati di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026).
Sebelum melakukan adegan tersebut, para pemain dan kru melakukan konsultasi kepada pakar spiritual.
Hal itu agar tidak terjadi misleading antara adegan dan penyampaian kepada penonton.
"Kita ada konsul dulu ke pakarnya kita ritual sesuai agar tidak ada kesalahan penyampaian," ucap artis 29 tahun ini.
Ketika menjalani adegan tersebut, Hana Saraswati tak merasakan apapun.
Namun, kondisi tersebut berubah sejak dia pulang dari menjalani adegan tersebut.
"Di scene itu tidak ada perasaan apa-apa tapi setelah pulang dari sana aku jadi lebih sensitif sama hal mistis," paparnya.
Menurut Hana Saraswati ini pengalaman pertamanya menjadi lebih sensitif dengan sesuatu yang tidak terlihat.
Padahal sebelumnya ya aku nggak sensitif, tapi pasti film horor ada pengalaman horor nya," ucap Hana Saraswati.
Dalam film 'Aku Harus Mati', Hana Saraswati memerankan tokoh Mala.
Tokoh Mala diceritakan sebagai perempuan yang besar di panti asuhan dan merantau ke kota namun memiliki masalah utang.
Mala yang tersudut pun akhirnya mengasingkan diri ke panti asuhan tempat dirinya tumbuh.
Mulai dari panti asuhan tersebut, misteri keluarganya yang semula tertutup rapat mulai terkuak.
Mala kemudian mencari jejak keluarganya di sebuah rumah tua terbengkalai.
Dari situlah rahasia kelam keluarga Mala terbongkar.
Film ini juga dibintangi oleh Amara Sophie, Prasetya Agni dan lain sebagainya.
Film produksi Rollink Action ini mulai tayang di bioskop Tanah Air 2 April 2026.
Produser film, Irsan Yabto, mengungkapkan bahwa keputusan memilih genre horor bukan tanpa alasan.
Ia mengaku telah melakukan riset selama beberapa tahun terakhir dan menemukan bahwa film horor mendominasi minat penonton Indonesia.
"Dari data tiga tahun terakhir, genre horor menyumbang sekitar 60 persen jumlah penonton. Karena itu kami memilih horor agar pesan yang ingin disampaikan bisa lebih luas diterima," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Acha Septriasa Merasa Sulit dan Ragu, Perankan Seorang Mualaf
-
Menegangkan! Acha Septriasa dan Vino G Bastian Adu Akting di Film 'Qodrat 2', Tayang Lebaran Idulfitri 1446 H
-
Film Horor 'Pemandi Jenazah' Hadirkan Wahana Rumah Hantu Bertema Ritual Memandikan Jenazah
-
6 Potret Cantik Hana Saraswati 'Buku Harian Seorang Istri' di Anugerah LSF
-
7 Gaya Pemain Buku Harian Seorang Istri 'Ngojek' di Lokasi Syuting, Unik!
Terpopuler
-
SCTV, Indosiar, hingga Mentari TV, Hadirkan Program 'Lebaran Idul Fitri Spesial'
-
Lewat Lagu 'Cara Mencintaiku', Lussy Renata Ingin Cinta yang Tulus
-
Ruri 'Repvblik' bersama 80Proof Ultra, Gelar Santunan Anak Yatim di Tangerang
-
Dipandu Irfan Hakim, RCTI Kembali Hadirkan Tabligh Akbar 'Penyejuk Hati' Live dari Bogor
-
Tahun Ini, Penyanyi Kintan Percaya Diri Merilis Lagu Upbeat dengan Judul 'Lets Dance'
Terkini
-
Lia Warokka Rayakan Idul Fitri Tahun Ini dengan Penuh Prihatin: Dampak Perang Hambat Ekonomi
-
Romantis! Musisi Rucky Markiano Persembahkan Lagu 'Cerita Teman Hidup' untuk Istri Tercinta
-
Sambut Lebaran Idul Fitri 1447 H, Musisi Rucky Markiano Luncurkan Lagu 'Dosa'
-
Sukses jadi Intel, Iptu Sukandi Rekam Lagu 'I Love You Bhayangkari' untuk Sang Istri
-
Tayang Lebaran Idul Fitri 2026, Film 'Pelangi di Mars' bakal Disambut Antusias Anak-anak