Pop.matamata.com - Selebgram sekaligus pengusaha Alnaura melaporkan oknum anggota kepolisian Polrestabes Palembang ke Divisi Propam Mabes Polri atas dugaan kriminalisasi dan penangkapan terhadap suaminya, Dicky Yolanda.
"Jadi, saya dan suami saya itu melaporkan oknum anggota kepolisian Polres Palembang yang dengan sengaja menangkap suami saya tanpa prosedur yang benar, nggak ada surat penangkapan dan tidak dijelaskan masalahnya apa?," tutur Alnaura, Jumat (10/10/2025).
Hal ini, menurutnya sudah sering terjadi di Kota Palembang.
"Bahkan teman-teman saya juga sudah banyak di lapas perempuan karena ulah oknum mengkriminalisasi," sambung selebgram yang telah memiliki banyak follower ini.
Alnaura menjelaskan jika buntut penangkapan sang suami, imbas permasalahan dirinya soal utang-piutang dan investasi di usaha konveksi miliknya.
"Saya sudah ada perdamaian dengan teman saya itu yang soal utang piutang, utang dari Rp65 juta, sudah dicicil dan sisa Rp27 juta, kenapa suami saya yang tidak ada sangkut pautnya dengan itu ditahan dan diintimidasi sebagai jaminan permasalahan saya," ungkap Alnaura.
Alnaura juga mengaku heran, permasalahan yang sudah damai tersebut kenapa kembali diungkit padahal dirinya masih menjalankan kewajibannya dan masih mencicil utang.
"Itu yang melakukan penangkapan itu bukan dari Pidsus yang pernah mempermasalahkan utang-piutang, tapi dari jatanras, curanmor dan unit kepolisian lain, saya ini merasa dikriminalisasi," jelasnya.
Dicky Yolanda juga menjelaskan jika dirinya tiba-tiba saja didatangin aparat kepolisian pada 3 September 2025.
"Saya tanyakan mana surat penangkapannya? nggak ada sama sekali, saya salahnya apa juga tidak dijawab, saya ditahan dari jam 10.00 WIB sampai jam 03.00 WIB, sampai-sampai nelepon istri saya nggak boleh padahal masalah itu ada kaitannya dengan istri saya," ungkapnya.
Dicky Yolanda mengaku diintimidasi dan merasa ditekan oleh oknum aparat tersebut.
"Mereka bilang dimana istri kamu, saya nggak tahu kalau cari istri kenapa menangkap dan menahan saya, kamu sebagai jaminan katanya begitu," papar Dicky.
Arthulius, Kuasa Hukum Dicky Yolanda mengatakan pihaknya telah menerima SPDP dari perkara tersebut.
Menurutnya, surat tersebut diterima malam hari setelah penggerebakan, bukan sebelum penggerebekan atau penangkapan Dicky Yolanda.
"Kami sudah membuat laporan ke Propam Mabes Polri berharap mendapatkan keadilan dan tindak lanjut, tidak boleh aparat melakukan tindakan sewenang-wenang tanpa dasar hukum dan prosedur yang benar," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Syarief Khan akan Laporkan Selebgram ke Polisi, terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Intimidasi
-
Mangkir Dua Kali, Selebgram Lisa Mariana Dijemput Paksa Terkait Video Asusila
-
Polisi Periksa Lisa Mariana sebagai Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil
-
Ramaikan Dunia Hiburan Digital, Fahmi NM Resmi Bergabung dengan LUX Entertainment
-
Terungkap! Hasil Tes DNA, Ridwan Kamil Bukan Ayah Biologis dari Anak Lisa Mariana
Terpopuler
-
Dipasangkan dengan Kenny Austin di Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta', Gisella Anastasia Akui Deg-Degan
-
Selamat! Film 'Ghost Buzzer' Lolos Sensor untuk Semua Umur
-
Syarief Khan akan Laporkan Selebgram ke Polisi, terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Intimidasi
-
Bintangi Film 'Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula', Sarah Sechan Merasa Miris soal Peredaran Narkoba
-
Jaga Solidaritas! Kader Posyandu Mawar 1 Kalisari, Gelar Darmawisata Hangat di Kebunsu Bogor
Terkini
-
Komunitas Rider Kalisari R2L, Gelar Touring Kebersamaan ke Bogor
-
Ingin Karyanya Lebih Bernyawa, Anggia Novita Optimistis Produseri Soundtrack Film 'Juminten Edan'
-
Sepakat Berkolaborasi! Hard Lights, BEAUZ, dan Solar State, Rilis Lagu 'Mad World'
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'
-
Vino G. Bastian Ungkap Film 'Tanah Runtuh', Berdayakan Pemain Down Syndrome