Pop.matamata.com - Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA berkolaborasi dengan 4 media untuk menyajikan informasi publik yang berkualitas dan berdampak positif bagi kemajuan negara dan masyarakat Indonesia.
Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA, Irfan Junaedi mengatakan bahwa kolaborasi keempat entitas diharapkan dapat meningkatkan kekuatan dalam menyajikan informasi publik di tengah pertumbuhan platform digital, yang mendatangkan aliran informasi tak terbendung.
"Dasar pemikiran itulah kemudian kami di ANTARA, Garuda TV, On Us Asia, Indozone itu bersepakat untuk kita jalan bareng yuk. Supaya kita kemudian bisa menjadi lebih powerful. Tenaganya menjadi lebih banyak dibanding kita jalan sendiri-sendiri," tegas Irfan Junaedi di ANTARA Heritage Center, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Direktur Utama Garuda TV, Fahmi M. Anwari mengatakan bahwa kolaborasi ini mencakup pembuatan konten audio visual, penyelenggaraan acara yang melibatkan partisipasi publik, serta penyiaran informasi publik yang mencerahkan.
Dalam kolaborasi ini, LKBN ANTARA akan berperan dalam upaya untuk memastikan informasi publik yang dihadirkan kredibel dan Garuda TV bakal menyebarkan informasi publik melalui jaringan televisinya yang sudah menjangkau hampir 200 kota.
Indozone dalam kolaborasi ini akan memanfaatkan platform digital untuk menyampaikan informasi kepada kaum muda, sementara penyelenggara acara On Us Asia akan mengadakan acara-acara nasional yang mencerahkan.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi mengatakan bahwa kerja sama keempat media tersebut menunjukkan bahwa semua sektor sudah bergerak ke era kolaborasi.
"Jadi kolaborasi seperti ini saya rasa selain unik, juga penting. Jadi ini bukan saling mengakuisisi perusahaan tapi malah mengedepankan kerja sama. Nah ini jadi model yang bisa ditiru oleh pihak-pihak lain. Kalau selama ini perusahaan saling berlomba akuisisi, sekarang ini sifatnya kolaborasi," jelas Hasan Nasbi.
Keempat lembaga berkomitmen memproduksi konten edukatif dan inspiratif, mengembangkan jurnalisme berbasis solusi, serta menyelenggarakan event berskala nasional yang melibatkan publik, khususnya generasi muda.
Inisiatif lain mencakup pembentukan jejaring verifikasi fakta, ruang dialog antar pelaku media, dan sistem respons komunikasi publik yang terkoordinasi saat krisis terjadi.
Akhmad Munir, Direktur Utama ANTARA, menekankan pentingnya menjaga akurasi informasi dalam kolaborasi ini.
"Sebagai kantor berita nasional, kami ingin memastikan bahwa kolaborasi ini tetap menjaga akurasi informasi dan mengangkat narasi yang mencerdaskan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
-
Misteri Kamar 402, Anggy Umbara Garap Kengerian Rumah Sakit di Korea
-
Adegan Seru Suami-Istri! Zee Asadel dan Emir Mahira di Film 'Kupilih Jalur Langit'
-
Lulu Tobing Hilang Ingatan di Film 'Yang Lain Boleh Asal Kau Jangan'
-
Betrand Peto Raih Juara 2 di Badminton 'Sportstive+'
-
Miliki Darah Keturunan Leluhur Ratu Niang, Romo RN Sukses jadi 'Dokter Spritual'
Terkini
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Pernah Alami Trauma, Karina Suwandi Tak Kapok Bintangi Film Horor 'Tumbal Proyek'
-
Dalami Karakter di Film 'Tiba-Tiba Setan', Oki Rengga Rela Alami Memar
-
Aldy Riva dan Alexander Nicholi Asal AS, Temukan Teknologi IT Canggih 'Anodyne'
-
Viral! Diduga Istri Ahmad Sahroni, Feby Belinda Selingkuh dengan Yoyo 'Padi'