matamata.com - Pihak Sarwendah memberikan respons mengenai gugatan cerai yang dilayangkan Ruben Onsu ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 11 Juni 2024 lalu. Chris Sam Siwu selaku kuasa hukum Sarwendah mengatakan kliennya saat ini masih berada di Korea.
Chris Sam Siwu mengatakan memang benar Sarwendah telah digugat cerai oleh suaminya. Namun, pihaknya belum bisa memberikan pernyataan apapun.
Pasalnya, pihaknya belum mendapat informasi apapun terkait gugatan Ruben Onsu. Apalagi perkara tersebut bersifat tertutup.
Di tengah kabar perceraian tersebut, Chris Sam Siwu mengatakan sampai saat ini, pihak Sarwendah dan Ruben Onsu masih berkomunikasi secara intens untuk membahas masalah rumah tangga mereka.
“Komunikasi kami dengan tim RO (Ruben Onsu) sangat baik. Komunikasi Sarwendah dengan RO juga sangat baik,” kata Chris Sam Siwu.
“Dengan komunikasi yang baik ini, kami harapkan hasilnya akan baik ya,” sambungnya.
Meski digugat cerai, tim pengacara Sarwendah berharap mendapatkan hasil yang baik untuk semua pihak.
"Meskipun ini adalah perceraian, kami berharap hasilnya baik buat semua, bukan untuk satu pihak," ungkap Chris Sam Siwu.
Sidang cerai perdana Ruben Onsu dan Sarwendah rencananya akan digelar 9 Juli 2024 mendatang dengan agenda mediasi.
Perceraian Ruben dan Sarwendah memang membuat banyak pihak penasaran. Lantaran, pasangan ini selalu terlihat kompak meski kerap diterpa isu miring.
Namun Kabar keretakan rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah makin kencang berhembus Dugaan ini menguat lantaran keduanya sudah dua bulan tak lagi tinggal serumah.
Sarwendah memilih tinggal di rumah sang adik usai menjalani operasi sinusitis di rumah sakit. Selama perawatan, Sarwendah pun tidak didampingi oleh Ruben Onsu.
Begitu pula saat Ruben Onsu dilarikan ke rumah sakit akibat jatuh pingsan saat mengisi sebuah acara televisi. Sarwendah justru baru mengetahui kondisi suaminya dari unggahan Instagram asisten Ruben.
Terpopuler
-
GJLS: Berapi-api Penuh Cerita Kocak, Pemain Hadapi Kobra Asli saat Syuting
-
Pramono Anung Targetkan Jakarta Jadi Kota Sinema Dunia Layaknya Busan
-
Hasil BCFM 2026: Perputaran Ekonomi Ekraf Kota Bekasi Tembus Rp334 Juta
-
Menaker Yassierli Minta BPVP Ukur Keberhasilan Pelatihan dari Kebekerjaan Alumni
-
Pemprov DKI Sediakan 12 Ribu Lowongan Kerja Lewat Karir Jakarta dan TKM Expo 2026