Pop.matamata.com - Shine of Black tampil apik usai Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/08/2023). Berikut terdapat rincian lirik lagu Jang Ganggu yang dibawakan oleh Shine of Black.
Sebagai informasi, Shine of Black menjadi band terakhir yang tampil untuk menghibur pengunjung di halaman Istana Merdeka. Mereka tampil usai Gita Bahana, Putri Ariani dan M Ac form Papua.
Shine of Black merupakan band hip hop asal Papua yang terbentuk sejak 2016. Mereka menghasilkan lebih dari 40 karya lagu dan mempunyai jutaan penggemar di berbagai platform streaming musik.
Saat tampil di Istana Negara, Shine of Black membuat Ibu Negara ikut berjoget seirama alunan musik. Presiden RI Jokowi turut tersenyum ketika melihat para peserta upacara terhibur ketika Shine of Black bernyanyi.
Jang Ganggu merupakan lagu mengenai seseorang yang mencintai kekasihnya. Ia tak ingin kehilangan sang pacar sehingga meminta orang lain tak mengganggunya. Berikut lirik lagu Jang Ganggu dari Shine of Black:
Boh sayang, ko itu sa punya
Jang ada yang mo ganggu tong dua
Karna ko deng sa sama-sama bahagia
Ludah-ludah dong yang tra suka
Oh adoh-adoh jang ganggu
Yang itu sa punya jang ganggu
Ko pi cari yang lain sudah
Tra usah jadi pengganggu
Sa su stay dengan dia dari lama
Jang ko datang toki dengan ko pu drama
Sio tabe sayang ko tabuang
Jang ganggu yang itu sa punya jang ganggu
Tra usah ko mo datang cari-cari tau (tra usah ko mo datang cari tau)
Tabe di tra usah main ganas
Masih kalah jauh kurang berkelas
Kaka dong kurang kols ade trobos foll
Maaf de pu hati sa yang deluan kasih ko
Tuani saja jang coba datang par mo ganggu
Nyong pu my lowva nanti tageser jauh
Ini sa pu leide cinta buat crazy
Deng ko saja baby jujur bukan parlente
Jang takut seng ada yang lain
Nyong pu cinta utuh ini seng bermain
Nona pu manja-manja nona pu sifat bajaga
Nyong jaga hati jang mo tester nanti lain masuk testi
Oh adoh-adoh jang ganggu
Yang itu sa punya jang ganggu
Ko pi cari yang lain sudah
Tra usah jadi pengganggu
Sa su stay dengan dia dari lama
Jang ko datang toki dengan ko pu drama
Sio tabe sayang ko tabuang
Boleh kah jang ganggu dia de itu sa pu maitua
De su bahagia akan selalu setia sampe di hari tua
Tong tetap akan bersatu
Jadi kam sei jauh jauh
Sa mohon eh jan kam begitu
Aduh sio eh macam tra mampu
De pu mama su setuju saja ni anak mantu
Maskawin tong su atur langsung tong menuju
Ko sei sudah dari pada masalah
Lebih baik jang ganggu itu sa yang punya
Jang jadi pengganggu ko tu cuma benalu
Yang di saat di butuh kalo keluar rumah
Ko stop sudah dengan ko pu takalekang
Karna tong dua bangun tingkat tara gampang
Ko kasih pisah tong dua
Oh tra bisa
Oh adoh-adoh jang ganggu
Yang itu sa punya jang ganggu
Ko pi cari yang lain sudah
Tra usah jadi pengganggu
Sa su stay dengan dia dari lama
Jang ko datang toki dengan ko pu drama
Sio tabe sayang ko tabuang
Berita Terkait
-
Viral! Salah Lirik Lagu 'Ramadhan Tiba', Ini Respons Iis Dahlia
-
Lirik Lagu Unwritten - Natasha Bedingfield, Viral Di TikTok
-
Lirik Lagu Maimunah - Andre Taulany, Pembuktian Jiwa Musisi eks Vokalis Stinky Tak Pernah Pudar
-
Lirik Lagu Angin - Lesti Kejora, Single Kolaborasi Bareng Rizky Billar
-
Lirik Lagu Ngeluwihi - Tiara Andini, Pakai Bahasa Jawa dan Inggris dengan Musik Kpop
Terpopuler
-
Swara Anak Nusantara, Haris The Brothers Hidupkan Kembali Lagu Anak Indonesia
-
Alyssa Lozovskaya dan Julio Rionaldo, Bintangi Film Internasional
-
Virgoun dan Lindi Fitriyana Resmi Menikah
-
Tegas! Wardatina Mawa Resmi Gugat Cerai Insanul Fahmi di PA Medan
-
Raih Rating Tertinggi di Bulan Ramadan, Deddy Mizwar Ungkap Rahasia Sinetron PPT Jilid 19
Terkini
-
Mendapat Ancaman Pembunuhan dari OTK, Aktor Syarief Khan Yakin Dugaan Persaingan Bisnis
-
Hadapi Teror 100 Pocong, Leoni dan Samuel Rizal Kewalahan di Film 'Kolong Mayit'
-
3 Komika Bakal Kocok Perut di Film 'Warung Pocong', Begini Kisahnya
-
Sambut Ramadan, RCTI Hadirkan Tabligh Akbar 'Penyejuk Hati' secara Live dari Masjid Agung Al Amjad Tangerang
-
Demi Keimanan dan Cinta, Marcell Darwin dan Vinessa Inez Rela Berkorban