Pop.matamata.com - Lucky Hakim menjadi saksi di Bareskrim Mabes Polri pada Jumat (14/7/2023) terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Panji Gumilang. Artis yang juga mantan Wakil Bupati Indramayu ini turut membeberkan pengalamannya saat mengunjungi Ponpes Al Zaytun Indramayu pimpinan Panji Gumilang.
Lucky Hakim mengungkap bahwa ia memang pernah mengunjungi Ponpes Al Zaytun sebagai tamu undangan. Ia datang sebagai pemimpin daerah karena diundang langsung oleh Panji Gumilang.
Saat Panji Gumilang ulang tahun, ternyata tamu hadirin yang datang mencapai ribuan. Lucky Hakim sempat kaget karena para tamu banyak yang memakai jas, sementara dirinya hanya mengenakan kemeja. Ia lantas mengaku memperoleh jas dan peci dari Panji Gumilang.
"Yang saya pakai jas dan peci itu pas tanggal 30. Nah saya juga menceritakan bahwa jas dan peci yang saya pakai itu juga pemberian dari Al Zaytun, yaitu Panji Gumilang. Saya pun siap jika itu digunakan sebagai barang bukti," kata Lucky Hakim dikutip dari YouTube STARPRO Indonesia.
Mantan Wakil Bupati Indramayu yang mengundurkan ini mengaku tak pernah salat dalam keadaan saf bercampur di masjid dalam pondok. "Saya tidak pernah salat di masjid itu dalam keadaan saf bercampur. Tapi ketika video yang menyanyikan shalom itu tanggal 30 Juli 2022," sambung Lucky Hakim.
Aktor dan politikus tersebut sempat bingung karena dia diajarkan salam yang bukan "assalamu'alaikum" saja namun dalam bentuk bernyanyi.
Ia menilai bahwa adanya salam "shalom aleichem" di pondok pesantren cukup aneh. Sebelumnya, Lucky Hakim pernah menceritakan pengalaman di Ponpes Al Zaytun melalui channel YouTube Uya Kuya TV.
Ia mengaku takjub sekaligus heran karena tagihan listrik di pondok pesantren mencapai ratusan juta rupiah per bulan.
"Banyak kapal-kapal besar dengan tempat terpisah. Ini saya pikir kaya banget mereka. Dapat uang dari mana? Kalau diperkirakan asetnya bisa mencapai triliunan," kata Lucky Hakim. Ia juga mengaku kaget usai mengetahui tagihan listrik Rp 170 juta dan salah satu pembayaran PBB paling besar se-Indramayu datang dari Ponpes Al Zaytun.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polisi Segera Tangkap Tersangka Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
-
DPR Desak Pemerintah Tuntaskan Evakuasi Korban Ponpes Sidoarjo hingga Tuntas
-
PBNU: Tragedi Ponpes Al Khoziny Harus Jadi Momentum Perbaikan Sistem Pesantren
-
Dasco: Wacana Pembangunan Ulang Ponpes Al Khoziny dengan APBN Belum Final
-
Malaysia Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Tragedi Pesantren Al Khoziny
Terpopuler
-
Lewat Lagu 'Sampai Kapan Kupendam', Asbak Band Ceritakan Cinta Dalam Diam
-
Penuh Emosi dan Kecewa, Band Dadali Resmi Rilis Lagu 'Disaat Kau Berubah'
-
Irish Bella Bangga, Sang Suami Dukung Film 'Dosa Penebusan atau Pengampunan'
-
Lewat Lagu 'Jangan Ngebut', Cantika Davinca ungkap Kegelisahan Cinta
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
Terkini
-
Marshanda Prihatin dengan Kasus Kekerasan Seksual di Film 'Saat Aku Bersuara'
-
Kocak! Gegara Skripsi, Jefan Nathanio jadi Orang Sakti di Film 'Dukun Magang'
-
Ciara Brosnan hingga Jefan Nathanio, Kompak Dalami Peran Menantang di Sinetron 'Asmara Gen Z'
-
Alasan Berobat Intensif, Majelis Hakim PN Jakbar Kabulkan Permohonan Penahanan Terdakwa RM
-
Bikin Haru! Main Film 'Takkan Kubiarkan Kau Menangis', Shanty Ingat Mendiang Ibu