Pop.matamata.com - Doa Mandi Wajib Setelah Haid Serta Tata Cara Menjalankannya.
Perempuan tidak diperbolehkan menjalani ibadah saat sedang haid, termasuk puasa Ramadan. Setelah haid, mereka masih harus mandi wajib agar bisa kembali menjalani ibadah.
Doa dan tata cara mandi wajib setelah haid perlu dipahami dengan benar. Jika tidak dilakukan dengan benar, maka tidak sah pula ibadah salat atau puasa yang dikerjakan.
Agar tidak salah saat melakukannya, simak penjelasan serta doa tentang mandi wajib setelah haid berikut ini.
Perintah Mandi Wajib Setelah Haid
Perihal mandi wajib setelah haid ini diriwayatkan dalam sebuah hadis dari Aisyah Ra. Disebutkan bahwa Asma binti Syakal Ra bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai mandi haid.
"Salah seorang di antara kalian mengambil air dan sidrahnya (daun pohon bidara, atau sabun dan semacamnya), kemudian ia bersuci dan membaguskan bersucinya, kemudian dia menuangkan air di atas kepalanya, lalu menggosoknya dengan kuat, sehingga air sampai ke kulit kepalanya."
"Kemudian, dia menyiramkan air ke seluruh badannya, lalu mengambil sepotong kain atau kapas yang diberi minyak wangi kasturi, kemudian dia bersuci dengannya. Maka Asma berkata, 'Bagaimana aku bersuci dengannya?' Beliau bersabda, 'Maha Suci Allah.' Maka Aisyah berkata kepada Asma, kamu mengikuti (mengusap) bekas darah (dengan kain atau kapas)."
Doa Mandi Wajib Setelah Haid
Sebelum mandi wajib, kamu diharuskan membaca doa terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk membedakan antara mandi wajib dan mandi biasa.
Doa mandi wajib setelah haid boleh diucapkan secara lisan atau dalam hati. Berikut bacaan doanya.
"Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala."
Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah ta'ala."
Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid
1. Membaca niat atau doa mandi wajib setelah haid
2. Membersihkan kedua tangan sebanyak tiga kali
3. Membersihkan bagian tubuh yang kotor dengan tangan kiri
4. Mengulang dengan mencuci tangan
5. Berwudhu (jangan lupa membaca niat wudhu)
6. Membasuh kepala tiga kali sampai ke pangkal rambut
7. Memisah-misah rambut dengan jari
8. Mengguyur sekujur tubuh
9. Mandi biasa pada umumnya dengan sabun dan sampo
Syarat Mandi Wajib Setelah Haid
Adapun beberapa syarat mandi wajib setelah haid agar sah. Pertama, kamu harus menggunakan air yang suci tanpa terkena kotoran yang bisa mengubah bau dan sifatnya berubah.
Seluruh tubuh harus terkena air, tanpa terkecuali. Selain itu, kamu juga tidak boleh menggunakan tutup kepala.
Itu dia penjelasan serta doa tentang mandi wajib setelah haid. Semoga bermanfaat.
Berita Terkait
-
Sebut Cewek Lagi Haid Nyebelin Kayak Idap Bipolar, Uus Auto Disumpahin Ngerasain 10 Hari Mens
-
Lolly Ngadu Sedang Menstruasi ke Sang Kekasih, Vadel Badjideh Risih: Nggak Usah Kayak Gitu!
-
Waduh! Saipul Jamil Ngaku Dipaksa Dewi Perssik Berhubungan Intim saat Menstruasi: Gila Nggak Lo
-
Bongkar Urusan Ranjang, King Saipul Jamil Akui Dipaksa Hubungan Badan oleh Dewi Perssik Saat Haid
-
Lagi Asik Main di Kebun, Lina Mukherjee Ngaku Polos Saat Keluar Darah: Aku Gak Ngerti Masangnya
Terpopuler
-
Misteri Kamar 402, Anggy Umbara Garap Kengerian Rumah Sakit di Korea
-
Adegan Seru Suami-Istri! Zee Asadel dan Emir Mahira di Film 'Kupilih Jalur Langit'
-
Lulu Tobing Hilang Ingatan di Film 'Yang Lain Boleh Asal Kau Jangan'
-
Betrand Peto Raih Juara 2 di Badminton 'Sportstive+'
-
Miliki Darah Keturunan Leluhur Ratu Niang, Romo RN Sukses jadi 'Dokter Spritual'
Terkini
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Pernah Alami Trauma, Karina Suwandi Tak Kapok Bintangi Film Horor 'Tumbal Proyek'
-
Dalami Karakter di Film 'Tiba-Tiba Setan', Oki Rengga Rela Alami Memar
-
Aldy Riva dan Alexander Nicholi Asal AS, Temukan Teknologi IT Canggih 'Anodyne'
-
Viral! Diduga Istri Ahmad Sahroni, Feby Belinda Selingkuh dengan Yoyo 'Padi'