Pop.matamata.com - Farhat Abbas Minta Bunda Corla Dipulangkan ke Jerman: Kasar dan Merusak
Kedatangan Bunda Corla ke Indonesia tampaknya tak selalu mendapatkan sambutan yang baik. Salah satunya dari pengacara Farhat Abbas.
Melalui akun Instagram miliknya, Farhat Abbas memberikan kritikan atas kedatangan Bunda Corla ke Indonesia ini. Ia bahkan memberikan permintaan agar Bunda Corla dipulangkan ke Jerman.
Melansir dari akun Instagram @real.dramahaluu pada Senin (23/1/2023), kritikan ini dibagikan melalui beberapa story.
Awalnya, Farhat Abbas memberikan imbauan agar negara berhenti untuk mendukung dan menayangkan tarian dari Bunda Corla. Menurut Farhat Abbas, tariannya terkesan menghibur namun justru merusak budaya yang ada di Indonesia.
"Negara harus menghentikan aksi brutal goyang porno Mamang @corla_2 yang terkesan menghibur tapi merusak seni dan budaya Indonesia!" tulis Farhgar Abbbas.
Farhat Abbas meminta Bunda Corla untuk segera kembali ke Jerman dan berpakaian yang sopan saat bekerja di sana. Jika tidak, Farhat Abbas mengancam akan melaporkan Bunda Corla.
"Segera pulang ke Jerman, tempat berpakaian sopan @mcdonaldsid 7 hari dari sekarang, sebelum kami laporkan @divisihumaspolri, @kanimjaksel, LSM Hajar Indonesia - FA," tambahnya.
Selain itu, Farhat Abbas menyoroti cara ngomong Bunda Corla yang disebut kasar dan tidak mendidik.
"Di Indonesia, wanita yang ngomong kasar hanya beberapa artis saja! Sekarang Mamang Lacor ngomongnya super kasar dan porno nyebut kelamin laki-laki dll," ujar Farhat Abbas.
Meski viral, sampai saat ini, belum ada tanggapan balik dari Bunda Corla terkait hal ini.
Berita Terkait
-
LMKN: Platform Digital Wajib Bayar Royalti Musik, Kreator Konten Tidak Dibebani
-
100,000 Lebih Penonton Sudah Hadapi Bunda Corla di Bioskop, Film 'Mertua Ngeri Kali' Disambut Hangat Penonton
-
Akhirnya Bertemu Bunda Corla di Layar Lebar Lewat Film 'Mertua Ngeri Kali', Tayang Mulai Hari Ini
-
Dari Instagram ke Layar Lebar: Kisah Bunda Corla, Si Ratu Jreng yang Kini Jadi 'Mertua Ngeri Kali'
-
PWI Siap Genjot Literasi Publik Merespons Dorongan Menko Polkam soal Konten Bermutu
Terpopuler
-
Hadapi Teror 100 Pocong, Leoni dan Samuel Rizal Kewalahan di Film 'Kolong Mayit'
-
3 Komika Bakal Kocok Perut di Film 'Warung Pocong', Begini Kisahnya
-
Sambut Ramadan, RCTI Hadirkan Tabligh Akbar 'Penyejuk Hati' secara Live dari Masjid Agung Al Amjad Tangerang
-
Demi Keimanan dan Cinta, Marcell Darwin dan Vinessa Inez Rela Berkorban
-
Swara Anak Nusantara, Haris The Brothers Hidupkan Kembali Lagu Anak Indonesia
Terkini
-
Syarief Khan akan Somasi dan Laporkan Selebgram ke Polisi, dengan Dugaan Fitnah
-
Diandra Salsabila hingga Ghazi Alhabsyi, Ungkap Tantangan Seru Sinetron 'Petualangan Rahasia Queena'
-
Rakernas Gekrafs 2026, Usung Asta Karya sebagai Arah Baru Gerakan Ekonomi Kreatif
-
Garap Film 'Children of Heaven Versi Indonesia', Hanung Bramantyo Tak Ingin Eksploitasi Kesedihan
-
Mendapat Ancaman Pembunuhan dari OTK, Aktor Syarief Khan Yakin Dugaan Persaingan Bisnis