Fotonya Digunakan Orang Lain Tanpa Izin, dr. Abelina D Fitria Kecewa

Foto dr. Abelina D Fitria Disalahgunakan

Mia Taksaka | MataMata.com
Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:12 WIB
Fotonya Digunakan Orang Lain Tanpa Izin, dr. Abelina D Fitria Kecewa

Fotonya Digunakan Orang Lain Tanpa Izin, dr. Abelina D Fitria Kecewa

matamata.com - dr. Abelina D Fitria, Dpl. AAAM, MM, MARS merasa kecewa lantaran foto dirinya beredar di media sosial tanpa seizinnya.

"Sedih banget, foto wajahku kan dicuri, nggak ada izin, nggak ada apa-apa, tiba-tiba diambil paksa. Ada bebrapa tipe, ada yangg pakai mukaku tapi nama orang lain. Yang lebih parah yang pakai namaku dan pakai gelarku juga, itu namanya mencuri identitas dan kredibilitasku. Paling sedihnya, pencurian tersebut dipakai untuk jualan bahan berbahaya. Yang jual dan mencuri dari aku nggak kenapa-napa sedangkan aku yang harus menanggung ruginya, korbannya. Tapi ya gimana namanya perkembangan jaman," tutur dr. Abelina D Fitria, Dpl. AAAM, MM, MARS, Rabu (28/10/2026).

Perkembangan teknologi membuat dokter kecantikan sekaligus selebgram ini harus berhati-hati dalam memposting foto-foto miliknya.

"Sejauh ini nggak banyak sih jujur, disarankan verifikasi wajah tapi aku mikir kan IG dan TikTok juga operated by AI, bukannya kalau aku scan wajahku jadinya malah makin mudah buat orang nyuri mukaku lewat AI? Jadi sekarang aku mengandalkan kredibilitas, AI kan nggak bisa ada lisensi, gelar dan sebagainya," ucapnya.

Selain itu, alumni Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan ini mengatakan dirinya sudah mulai memperkuat rasa kemanusiaan dan empatinya.

"Kalau mulai udah lama banget sekitar 2011 sering ke event-event skincare dan fashion sambil sekolah tapi mulai menghasilkan sekitar tahun 2014. Mulai penghasilan stabil itu 2017," jelasnya.


"dr. Incognito itu karena aku capai apa pun ilmu yang aku sampaikan walaupun benar orang selalu salfok sama latarku dan fisikku, aku ingin dihargai dari ilmuku karena memang itu yang paling aku susah dapetinnya. Incognito artinya penyamaran. Agak aneh karena tahu dokter itu harus transparan sedangkan incognito itu shady. Inspirasinya Johan Liebert dari anime monster," lanjutnya.

Memahami situasi yang terjadi, wanita yang akrab disapa dr Abel ini mengatakan dirinya harus sering memantau teknologi AI.

"Justru harus sering-sering lihat AI dan harus sering-sering lihat yang asli juga. Kalau kebanyakan liat AI lupa yang asli kayak apa, lucunya kalau kebanyakan liat yang asli juga nggak tahu itu AI. Dari pengalamanku, kalau liat dua-duanya banyak malah lebih gampang bedainnya," pungkas alumni IB MYP SPH Sentul. 
 

Baca Juga: Guru Besar Lifestyle Medicine, Prof. Dr. dr Dasaad Mulijono, SpJP (K) Berduka atas Meninggalnya Yurizal

×
Zoomed