Titi Kamal Puji Guntur Soeharjanto Profesional, Garap 'Film The Doll Ghawiah'

Film 'The Doll Ghawiah'

Mia Taksaka | MataMata.com
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:44 WIB
Titi Kamal Puji Guntur Soeharjanto Profesional, Garap 'Film The Doll Ghawiah'

Titi Kamal Puji Guntur Soeharjanto Profesional, Garap 'Film The Doll Ghawiah'

matamata.com - Aktris Titi Kamal merasa terpesona dengan kinerja Guntur Soeharjanto sebagai sutradara yang profesional dan mampu menjalin kerja sama yang sangat luar biasa selama produksi film 'The Doll Ghawiah'.

Jadwal syuting yang tertata rapi membuat para pemain tidak merasa lelah, termasuk pembagian scene harian yang jelas.

Hitmaker Studios dinilai memiliki prosedur keselamatan yang baik, terutama untuk adegan yang membutuhkan persiapan khusus.

Menurutnya, Guntur Soeharjanto sebagai sutradara sangat profesional dalam proses pembuatan film tersebut.

"Senang banget, yang pasti, itu memang adegan-adegan di film The Doll Gawiah ini lumayan menguras fisik. Tapi, dan lebih seneng lagi dengan kerjasama dari Pak Guntur ini luar biasa," kata Titi Kamal dalam sesi Screening Film 'The Doll Ghawiah' di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat, 16 Oktober 2026.

Ia mengapresiasi terhadap jadwal yang telah disiapkan sehingga dirinya sebagai pemain dapat tetap beristirahat.

Bahkan, Titi menambahkan dirinya masih sempat untuk liburan di sela-sela break shooting.

"Makanya pas lagi di tengah-tengah break syuting, aku main ke curug, ke hutan, kemana-mana tuh biar refresh terus. Jadi malam kita syuting, apa gitu," tegasnya.

Titi Kamal mengatakan dengan selama proses syuting, dirinya sangat senang karena penuh canda tawa.

Dengan begitu, lanjutnya, seberapa berat pun proses pengambilan gambar akan terasa lebih ringan.

Baca Juga: Mencintai Unsur Mistis, Titi Kamal Punya Hobi Berburu Hantu

Dirinya mengungkapkan, proses take dalam adegan film terjadi beberapa kali, namun dirinya tidak merasa lelah.

Hal tersebut dikarenakan matangnya perencanaan dan schedule yang disiapkan oleh Guntur sebagai sutradara.

"Karena kerjasama dari timnya Pak Guntur luar biasa banget, meringankan pemain-pemainnya, timelinenya semuanya. Giliran hari ini misalnya, scene-nya siapa, besokannya scene-nya siapa, jadi kita tuh gak pernah capek," ucap Titi Kamal.

Dirinya juga mengapresiasi kesiapan Hitmakers Studio dalam hal keselamatan para pemain.

Dalam beberapa adegan memang Titi Kamal memainkan scene yang diperlukan persiapan untuk menjamin keamanan dan keselamatan.

"Nah sekarang karena udah bertambahnya usia aku harus lebih berhati-hati tapi alhamdulillah luar biasa memang kalo hitmaker ya. Dari safety procedure-nya segala macem, terima kasih lah Pak Guntur, pak Rocky, jadi bikin aku nggak overthinking gitu," ujarnya.

Titi Kamal. (ist)
Titi Kamal. (ist)

Sinopsis Film The Doll Ghawiah

Arya dan Evi bersama dua putrinya Gita dan Nala pindah rumah dari Jakarta ke bandung di tahun 1988. Keluarga tersebut berniat untuk memulai kehidupan yang baru setelah usaha dan ekonomi mereka runtuh.

Mereka bersama-sama membangun restoran di kawasan dekat Babakan Siliwangi, berharap menjadi awal yang lebih baik bagi keluarga mereka. Namun sejak tiba di sana, suasana aneh mulai terasa.

Nala bertemu seorang anak perempuan misterius di hutan Babakan Siliwangi.

Anak itu memberinya sebuah boneka bernama Ghawiah.

Kejadian-kejadian janggal mulai menghantui keluarga mereka satu-persatu, boneka Ghawiah terus berpindah tempat tanpa ada yang menyentuhnya.

Gangguan tidak masuk akal semakin intens, teror boneka Ghawiah tak lagi bisa dihindari.

Dari Laras, seorang pelayan restoran yang juga warga setempat, mereka mendengar

legenda tentang arwah seorang anak. Arwah tersebut bernama Uci yang meninggal tragis akibat tabrak lari di Jalan Siliwangi dua tahun lalu.

Arwah itu pernah menghantui warga bersama boneka kesayangannya, Ghawiah.

Film The Doll Ghawiah garapan Hitmaker Studios ini akan tayang di Indonesia mulai 29 Oktober 2026 di bioskop seluruh Indonesia.

Film horor The Doll Ghawiah dibintangi oleh Titi Kamal sebagai Evi, Darius Sinathrya sebagai Arya, Sara Wijayanto sebagai Laras, Aisyah Aqilah sebagai Gita, Laura Moane sebagai Nala, Fara Shakila (Ariqa Fakhirah Shakila), Putri Patricia, Ananda George, Rendi Khrisn dan lain sebagainya.

×
Zoomed