Berperan Protagonis di Sinetron 'Putri Pewaris', Esta Pramanita Sering Terbawa Emosi
matamata.com - Bintang sinetron Esta Pramanita ternyata mengungkap keseruan soal membangun chemistry dengan para pemain lainnya di sinetron berjudul 'Putri Pewaris' yang tayang di SCTV.
Esta mengatakan dirinya menceritakan ikatan emosi dengan Antonio Blanco di sinetron tersebut.
"Kita pernah bangun chemistry tapi tidak di sinetron ini, sebelumnya pernah main sinetron bareng di tempat lain," tutur Esta Pramanita, secara virtual, Jumat (24/9/2026).
Tak hanya Esta, Antonio Blanco pun merasakan hal yang sama, terlebih keduanya sudah lama dekat.
"Aku punya cara buat bangun chemistry dengan Esta, kita langsung klop aja, jadi nggak ada masalah," tegas Antonio Blanco.
Dalam sinetron 'Putri Pewaris', Esta memerankan tokoh Aina.
"Baru kali ini aku jadi peran protagonis tapi adegannya marah marah terus, lebih menguras nangis, aslinya juga suka marah-marah ya sudah begitu, terlebih cuaca lagi panas nah biasanya Esta aslinya langsung keluar," ucapnya seraya tertawa.

Dalam menjalani aktingnya di sinetron ini, Antonio Blanco harus menjalani adegan di atap gedung tinggi yang membuat jantung ikut berdebar.
Tanpa membocorkan jalan cerita, aktor asal Bali yang akrab disapa Nio mengungkap salah satu adegan yang paling menantang baginya adalah ketika harus berada di atap sebuah gedung terbengkalai m kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, bersama Esta Pramanita.
Dalam adegan tersebut, Antonio dan Esta harus berada di area terbuka, duduk di bagian ujung gedung sambil tetap menjaga fokus pada dialog.
Baca Juga: Esta Pramanita dan Immanuel Caesar Makin Mesra di Sinetron 'Cinta Sedalam Rindu'
"Kita tuh di atas gedung yang terbuka gitu, di area Kuningan kalau enggak salah. Kita duduk di ujung atap gedung, dan kita harus fokus sama dialog kita. Dialognya lumayan panjang," ucap Antonio Blanco.
Meski mengaku bukan pengidap fobia ketinggian, Antonio tetap merasakan ketegangan saat menjalani proses syuting.
"Melihat ke bawah tuh seram banget," ucapnya.
Saat ditanya apakah dirinya memiliki ketakutan tertentu, Antonio justru menjawab dengan candaan yang mengundang tawa.
"Fobia ketinggian, sih enggak. Kalau fobia ditinggal, iya," candanya.
Esta Pramanita juga memiliki scene favorit selama menjalani syuting 'Putri Pewaris'.
Namun, ia memilih merahasiakannya karena berkaitan dengan cerita yang baru tayang pada episode kemarin sore.
"Sebenarnya yang paling berkesan sebenarnya ada tadi, tapi aku enggak bisa spoiler," ujar Esta.
Berbeda dengan Antonio dan Esta yang memilih adegan penuh tantangan, Giorgino Abraham justru mengingat momen komedi sebagai salah satu adegan yang paling berkesan.
Giorgino menyebut adegan Darel dan Dipta saat hendak turun tangga sebagai adegan yang menurutnya sangat menarik.
"Menurut aku it's a very cute scene, musuhan tapi saling tidak ingin mencelakai satu sama lain," ucap Giorgino.
Menurutnya, hubungan Darel dan Dipta memiliki dinamika yang unik. Keduanya memang bersaing, tetapi tidak benar-benar ingin membuat satu sama lain terluka.
Darel bahkan menikmati momen ketika bisa membuat Dipta cemburu, sementara Dipta selalu muncul ketika Darel mencoba mendapatkan momen bersama Aina.
"Itu unik alur cerita, sih," ujar Giorgino.
Sinetron 'Putri Pewaris' tayang setiap hari pukul 17.00 WIB.