Kratingdaeng Red Bull Power Race, Beri Kesempatan Atlet Indonesia Berkompetisi di Bangkok

Kompetisi Fitness Racing

Mia Taksaka | MataMata.com
Minggu, 26 Juli 2026 | 23:05 WIB
Kratingdaeng Red Bull Power Race, Beri Kesempatan Atlet Indonesia Berkompetisi di Bangkok

Kratingdaeng Red Bull Power Race, Beri Kesempatan Atlet Indonesia Berkompetisi di Bangkok

matamata.com - Tahun ini, Kratingdaeng Red Bull Power Race hadir di Indonesia, memberikan kesempatan bagi para atlet dari seluruh penjuru negeri untuk berpartisipasi dalam musim perdana dunia dari ajang kompetisi fitness racing terbaru serta bersaing memperebutkan kesempatan untuk mewakili Indonesia pada Red Bull Power Race International Final di Bangkok.

Indonesia National Qualifier akan diselenggarakan pada 10 Oktober 2026 di Basketball Hall Gelora Bung Karno, Jakarta.

Sebagai bagian dari rangkaian kompetisi baru di Asia Tenggara, Kratingdaeng Red Bull Power Race memperkenalkan format perlombaan pertama di dunia yang menggabungkan kecepatan, strategi, dan performa latihan beban tubuh dalam sebuah uji kemampuan atletik yang sederhana namun penuh tantangan.

Format perlombaan yang ringkas memungkinkan para penonton mengikuti setiap tahapan aksi, mulai dari sprint pembuka hingga perlombaan terakhir melawan waktu, sehingga menciptakan suasana yang memadukan kompetisi, hiburan, dan partisipasi komunitas.

"Di Red Bull, kami percaya bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat, menginspirasi ambisi, dan menciptakan kesempatan bagi setiap orang untuk menantang diri mereka sendiri," kata Supasita Kraisri, Chief Global Marketing Officer, TCP Group di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026).

Acara Kratingdaeng Red Bull Power Race di Gelora Bung Karno. (ist)
Acara Kratingdaeng Red Bull Power Race di Gelora Bung Karno. (mia)

Ajang di Indonesia ini akan menjadi National Qualifier resmi negara ini, di mana para atlet dengan catatan waktu tercepat akan memperoleh kesempatan untuk bertanding melawan atlet dari Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Thailand pada International Final yang akan diselenggarakan pada 18 Oktober 2026.

Diluncurkan di Asia Tenggara, yaitu di Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Thailand, Kratingdaeng Red Bull Power Race dirancang dengan konsep tantangan yang sederhana, namun memberikan penghargaan lebih dari sekadar tingkat kebugaran.

Para atlet harus menyelesaikan empat kali lari sejauh 400 meter dan tiga station secepat mungkin, dengan setiap detik yang dihitung sebagai bagian dari waktu akhir mereka.

Kompetisi ini diciptakan agar dapat diikuti oleh masyarakat luas, baik atlet berpengalaman maupun para pecinta kebugaran yang ingin menguji kemampuan diri dalam lingkungan kompetitif.

Berbeda dengan banyak kompetisi kebugaran lainnya, format perlombaan ini tidak memerlukan peralatan khusus, keterampilan teknis, ataupun pengalaman mengikuti kompetisi sebelumnya.

Sebaliknya, para atlet akan menghadapi tantangan sederhana berikut:
• Lari 400 meter
• Menyelesaikan 40 Push-Up (Pria) / 30 Push-Up (Wanita)
• Lari 400 meter
• Menyelesaikan 40 Sit-Up (Pria) / 30 Sit-Up (Wanita)
• Lari 400 meter
• Menyelesaikan 40 Squat (Pria) / 30 Squat (Wanita)
• Lari 400 meter menuju Garis Finis

Meskipun format perlombaan ini tampak sederhana di atas kertas, keberhasilan bergantung pada lebih dari sekadar kebugaran fisik.

Sepanjang perlombaan, para atlet harus terus mengambil keputusan mengenai pengaturan kecepatan, pengerahan tenaga, dan pemulihan, sambil mengelola kelelahan yang muncul selama perlombaan berlangsung.

Setiap perpindahan antar pos menjadi peluang untuk memperoleh atau kehilangan detik-detik yang berharga, sehingga memberikan keuntungan bagi mereka yang mampu memadukan performa fisik dengan ketenangan serta strategi lomba yang cerdas.

Kratingdaeng Red Bull Power Race dikembangkan tidak hanya sebagai sebuah kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai ajang yang menarik untuk disaksikan dan dirancang untuk menghadirkan momen-momen seru bagi peserta, penggemar, maupun komunitas.

"Melalui Red Bull Power Race, kami ingin menciptakan sebuah kompetisi yang mudah dipahami, menarik untuk disaksikan, dan dapat diikuti oleh masyarakat luas. Format ini memberikan penghargaan bukan hanya kepada kebugaran fisik, tetapi juga kepada tekad, ketenangan, dan kemauan untuk mendorong diri melampaui batas ketika hal itu paling dibutuhkan," papar Supasita Kraisri.

"Kami sangat antusias meluncurkan Red Bull Power Race di seluruh Asia Tenggara dan mempertemukan para atlet, komunitas, serta para pendukung melalui sebuah kompetisi baru yang dimulai dari partisipasi di tingkat lokal hingga mencapai babak final internasional. Kami berharap kompetisi ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berpartisipasi, menguji kemampuan diri, dan menemukan potensi yang mereka miliki," sambung Supasita Kraisri.

Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah menyaksikan pertumbuhan yang luar biasa dalam antusiasme masyarakat serta komunitas functional fitness di Indonesia.

Kehadiran Kratingdaeng Red Bull Power Race di Jakarta menjadi ajang pembuktian bagi talenta-talenta lokal yang siap menantang diri dalam era baru kompetisi kebugaran," ujar Arif Ritonga, Head of Marketing, PT Aktif Energi Indonesia (AEI).

"Kekuatan utama dari kompetisi ini terletak pada sifatnya yang inklusif. Kami menghilangkan hambatan teknis dengan menggunakan gerakan-gerakan yang sudah sangat akrab dalam kehidupan sehari-hari. Di balik kesederhanaannya, kompetisi ini menuntut tekad yang kuat, fokus yang tinggi, serta strategi yang cerdas. Sebagai minuman energi pilihan nomor satu di Indonesia, kami sangat bangga dapat mendukung para atlet dan pencinta kebugaran Indonesia untuk melampaui batas mereka dan meraih pencapaian baru," tegasnya.

Acara Kratingdaeng Red Bull Power Race di Gelora Bung Karno. (ist)
Acara Kratingdaeng Red Bull Power Race di Gelora Bung Karno. (mia)

Selain memperkenalkan format perlombaan yang baru, Kratingdaeng Red Bull Power Race juga dirancang sebagai sebuah ajang olahraga regional yang menghubungkan para atlet dan komunitas di seluruh Asia Tenggara.

Setiap National Qualification Event merupakan bagian dari perjalanan yang lebih besar menuju Bangkok, di mana para atlet tidak hanya bertanding untuk meraih kemenangan pada hari perlombaan, tetapi juga untuk mendapatkan kesempatan mewakili negara mereka di International Final.

Bagi para atlet di Indonesia, peluang yang diperebutkan sangatlah besar.

12 atlet pria terbaik dan 12 atlet wanita terbaik dari Indonesia National Qualifier akan memperoleh tiket menuju Bangkok, tempat mereka akan bertanding melawan atlet-atlet terbaik dari seluruh Asia Tenggara dan berkesempatan menjadi bagian dari Red Bull Power Race International Final yang pertama dalam sejarah.

Atlet yang berhasil lolos akan memperoleh:
• Tiket pesawat pulang-pergi ke Bangkok.
• Akomodasi.
• Akses masuk untuk mengikuti International Final.
• Kesempatan mewakili Indonesia di panggung internasional.

"Beberapa pengalaman olahraga yang paling berharga lahir ketika seseorang berani menantang dirinya sendiri, keluar dari zona nyaman, dan menemukan apa yang sebenarnya mampu ia capai," ujar Sigurd Meiche, Program Director Red Bull Power Race.

"Power Race dibangun berdasarkan gerakan-gerakan yang hampir semua orang kenal diantaranya lari, push up, sit-up, dan squat. Kesederhanaan inilah yang membuat format kompetisi ini begitu menarik. Tidak ada peralatan yang rumit maupun hambatan teknis untuk ikut serta. Namun, begitu perlombaan dimulai, para atlet akan segera menyadari bahwa keberhasilan bergantung pada lebih dari sekadar kebugaran fisik," tegas Sigurd Meiche.

Setiap keputusan sangat berarti, para atlet harus mampu mengatur ritme, tetap tenang saat menghadapi kelelahan, dan menemukan cara untuk terus memberikan performa terbaik ketika setiap detik sangat menentukan.

Ini adalah perlombaan yang memberikan penghargaan tidak hanya pada performa fisik, tetapi juga pada kemampuan mengambil keputusan dengan cerdas.

Hal yang membuat kompetisi ini semakin menarik adalah setiap National Qualifier merupakan bagian dari perjalanan yang lebih besar.

Para atlet tidak hanya berlomba untuk meraih hasil terbaik pada hari perlombaan, tetapi juga memperebutkan kesempatan untuk mewakili negara mereka di International Final di Bangkok dan bertanding melawan atlet-atlet terbaik dari seluruh Asia Tenggara.

Jalur kualifikasi tersebut menciptakan persaingan yang bermakna, kisah-kisah yang menginspirasi, serta alasan bagi para atlet dan komunitas untuk terus mengikuti kompetisi sepanjang musim.

"Selain kompetisinya sendiri, Kratingdaeng Red Bull Power Race bertujuan menyatukan para atlet, komunitas, dan para pendukung melalui pengalaman bersama yang dibangun atas semangat partisipasi, tantangan, dan performa. Acara ini akan menghadirkan Qualification Heats, National Showdown, hiburan, pengalaman interaktif bagi penonton, serta berbagai kesempatan bagi komunitas untuk menjadi bagian dari kemeriahan acara sepanjang hari," papar Sigurd Meiche.

Musim perdana ini akan mencapai puncaknya di Bangkok pada 18 Oktober 2026, ketika para atlet dari seluruh Asia Tenggara berkumpul untuk bertanding dalam International Final dan mencetak sejarah sebagai atlet pertama yang mengikuti musim perdana dunia Kratingdaeng Red Bull Power Race.

×
Zoomed