Fanny Ghassani. (ist)
Pop.matamata.com - Di penghujung tahun 2025, aktris cantik Fanny Ghassani dapat tantangan besar dalam film horor terbarunya berjudul 'Riba'.
Fanny Ghassani memerankan karakter Rohma, istri dari Sugih, seorang perempuan penyayang dan patuh pada keluarga, namun tidak percaya pada hal mistis.
Sampai akhirnya mengalami sendiri kejadian supranatural yang mengubah hidupnya.
"Sebenarnya tidak ada opsi untuk pakai stunt atau ganti orang. Karena butuh muka aku, meskipun di-make up effect, jadi mau enggak mau memang harus aku lakuin sendiri" tegas Fanny Ghassani di Plaza Senayan XXI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/11/2025).
Fanny menjelaskan bahwa Rohma adalah sosok yang awalnya berada dalam fase penolakan ketika fenomena aneh mulai terjadi di rumahnya.

Namun, tantangan terbesar bagi Fanny bukan hanya mendalami karakter, tetapi juga ketika ia harus memerankan Rohma sebagai mayat lengkap dengan riasan pocong.
Sembari tertawa, Fanny mengaku tak ada pilihan lain selain ia sendiri yang menjalani adegan tersebut karena tak ada pilihan pakai pemeran pengganti.
Pengalaman dikafani itu memberi kesan mendalam dan membekas bagi dirinya sebagai aktor.
Fanny mengakui bahwa saat tubuhnya dibalut kain kafan, ia merasakan kehilangan kendali sebagai manusia.
"Dipocongin itu sebuah perjalanan buat aku, kita manusia kan bebas bergerak, bebas bicara. Tapi ketika dipocongin, rasanya enggak berdaya," tambahnya.
Ia menyebut momen itu sebagai proses artistik yang membuka perspektif baru tentang tubuh, keterbatasan, dan peran.
"Menurutku, itu perjalanan aku sebagai aktor merasa menjadi manusia yang tidak bisa melakukan apa-apa," sambungnya.
Film 'Riba' sendiri diangkat dari kisah nyata yang sempat viral di media sosial X (Twitter) lewat thread berjudul Getih Anak karya akun @mitologue.
Cerita ini menggambarkan bagaimana seseorang yang terlilit riba terpaksa melakukan pesugihan dengan tumbal anaknya sendiri.
Produser film 'Riba', Titin Suryani mengatakan bahwa RIBA merupakan proyek pembuka yang dipilih dengan penuh pertimbangan.

Film ini diharapkan dapat menjadi identitas awal Verona Films sebagai studio yang menggabungkan kualitas visual, cerita kuat, dan relevansi sosial dalam satu paket film horor.
Kisah yang diangkat dari thread viral 'Getih Anak' menjadi nilai tambah yang membuat film ini menarik.
Selain sudah dikenal luas oleh publik digital, cerita tersebut dinilai memiliki kedalaman emosional dan konflik moral yang mampu memberikan horor bukan hanya dari sisi supranatural, tetapi juga dari sisi psikologis.
Sang sutradara, Adhe Dharmastriya menggarap film ini dengan pendekatan yang lebih sinematis, memadukan elemen kengerian tradisional Indonesia dengan visual modern.
Para pemain seperti Ibrahim Risyad, Fanny Ghassani, Wafda Saifan, Jajang C. Noer dan lain sebagainya disebut berhasil membawa energi baru yang membuat RIBA tampil lebih matang.
Film garapan Verona Picture itu rencananya akan tayang di bioskop mulai 4 Desember 2025.