Pop
Mia Taksaka | MataMata.com
Produser Indra Yudhistira Apresiasi Film 'GJLS: Berapi-Api', Angkat Profesi Damkar

matamata.com - Film berjudul 'GJLS: Berapi- mengangkat profesi pemadam kebakaran yang kerap hadir saat masyarakat menghadapi situasi genting.

Produser Indra Yudhistira, mengatakan pemadam kebakaran merupakan profesi yang jarang mendapat sorotan.

Padahal, masyarakat kerap meminta bantuan mereka dalam berbagai keadaan darurat.

Film in memadukan unsur komedi dengan kisah persahabatan yang dekat dengan kehidupan para pemainnya.

"Jadi, ini profesi yang jarang disorot, tapi selalu hadir di tengah-tengah kegentingan hidup kita. Nah, makanya kita mau angkat dan ini juga sekaligus apresiasi kita buat semua personel pemadam kebakaran di Indonesia," ucap Indra Yudhistira, di Epicentrum XXI, Kamis (29/10/2026).

Indra menceritakan film ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada petugas pemadam kebakaran.

Ia menyinggung berbagai situasi sulit di Indonesia, termasuk kebakaran hutan yang terjadi belakangan ini.

Trio GJLS yang terdiri dari Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir menghadirkan cerita persahabatan.

Rispo mengatakan, hubungan mereka di film ini terasa dekat dengan persahabatan yang terjalin selama hampir lima tahun.

"Jadi untuk (chemistry) persahabatan karena kita bertiga emang udah bersahabat ya. Jadi untuk bonding kita kebetulan udah hampir 5 tahun," tegas Rispo.

Hifdzi mengaku senang melihat perjalanan GJLS yang berkembang dari kegiatan membuat konten hingga menjadi film layar lebar.

Ia juga mengapresiasi respons penonton di sejumlah kota.

Bagi Rigen, film kedua ini juga menjadi bagian dari mimpi mereka bertiga.

Ia menilai proyek tersebut memberi kesempatan bagi GJLS menunjukkan keseriusan dalam membuat film.

"Ini adalah salah satu bentuk mimpi kita juga, kalau yang pertama kita tahu kita bisa memperkenalkan GJLS seperti apa ke masyarakat luas," tegas Rigen.

Sutradara Monty Tiwa mengatakan, tim Algojo dirancang dengan karakter berbeda dari trio GJLS.

Kontras tersebut menjadi salah satu pendekatan komedi dalam film.

"Dalam komedi itu kan kita mengenal adanya kelucuan karena kontras misalnya, si pintar lalu si bodoh, si tinggi lalu si pendek, dan seterusnya," tegas Monty.

Selain membangun karakter yang berbeda, para pemeran Algojo juga harus mempersiapkan diri untuk menjalani adegan yang menantang.

Mereka mengikuti workshop intensif untuk membangun chemistry sekaligus mempelajari keterampilan yang dibutuhkan selama syuting.

Carissa Perusset mengatakan, persiapan tersebut mencakup latihan adegan dengan api, karate, dan penyelamatan hewan.

Sejumlah adegan bahkan melibatkan api dan hewan sungguhan.

"Kita berlima beneran workshop fighting-nya dengan api, berapa meter yang kalian lihat itu beneran, itu beberapa kali workshop dan kita juga workshop karate dan rescue binatang," ujar Carissa.

Film ini dibintangi trio GJLS, yakni Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir, bersama Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Inayma, Sadha Triyudha, Nigel Siwabessy dan lain sebagainya.

Film 'GJLS: Berapi- garapan Monty Tiwa ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 5 November 2026.