Pop
Mia Taksaka | MataMata.com
Dukung Presiden Prabowo, Pemprov Jambi jadi Pelopor Kepedulian Disabilitas di HUT RI ke-81

matamata.com - Pemerintah Provinsi Jambi menunjukkan langkah konkret dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada pilar penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), perlindungan sosial, serta penegakan hak-hak penyandang disabilitas.

Dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Tim Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Provinsi Jambi meluncurkan aksi inklusif yang menjadikannya sebagai percontohan di tingkat nasional.

Jambi menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang memaknai perayaan kemerdekaan dengan menggelar Bakti Sosial Pengobatan Alternatif bagi Penyandang Disabilitas Tuna Rungu se-Provinsi Jambi.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari penuh, mulai dari tanggal 22 hingga 23 Agustus 2026, bertempat di Pendopo Area Kantor Gubernur Jambi.

Dipimpin langsung oleh Ketua Tim Posyandu Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E., kegiatan ini terlaksana berkat sinergi dan kepedulian bersama seluruh jajaran lintas dinas Pemprov Jambi mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan instansi terkait lainnya.

Pemprov Jambi Rayakan HUT RI ke-81. (ist)

Dalam keterangannya, Hj. Hesnidar Haris, S.E. menegaskan bahwa aksi ini lahir dari rasa empati dan kepedulian mendalam terhadap masa depan anak-anak disabilitas.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata kita bersama kepada adik-adik penyandang disabilitas di Jambi. Inisiasi ini dapat berjalan dengan sangat baik berkat dukungan penuh dari semua pihak, termasuk peran aktif para kader posyandu di setiap kabupaten/kota serta jajaran dinas terkait yang memiliki visi dan kepedulian yang sama. Menggandeng praktisi Yuli Hendro Priyono adalah bentuk upaya dan ikhtiar kita bersama sebagai wujud kasih sayang mendalam terhadap anak-anak penyandang tuna rungu agar mendapatkan penanganan yang optimal," kata Hj. Hesnidar Haris, Minggu (23/8/2026).

Sementara itu, praktisi terapi alternatif Yuli Hendro Priyono mengungkapkan alasan mendasar di balik keputusannya mengambil agenda pelayanan luar daerah ini. Beliau mengaku tersentuh oleh ketulusan dan kepedulian jajaran Pemerintah Provinsi Jambi.

"Hati saya tergerak untuk menerima undangan bakti sosial ini atas dasar keinginan yang sangat mulia dari seorang istri Gubernur Jambi, Ibu Hj. Hesnidar Haris, yang begitu tulus ingin memerdekakan anak-anak penyandang tuna rungu di daerahnya. Beliau sangat baik dan memiliki kepedulian yang sungguh luar biasa, sehingga saya memutuskan untuk hadir dan berangkat langsung ke Jambi memberikan pelayanan terapi ini," ungkap Yuli Hendro Priyono.

Langkah ikhtiar ini ditujukan langsung bagi ratusan anak penderita tunarungu, yang sebagian besar merupakan siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. Dalam sambutannya, Gubernur memberikan apresiasi tinggi dan menegaskan dukungannya terhadap keberlanjutan program ini.

Pemprov Jambi Rayakan HUT RI ke-81. (ist)

"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap adik-adik penyandang disabilitas. Ini tegak lurus dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Saya mendukung penuh dan mengamanatkan kepada Ketua Tim Posyandu Provinsi Jambi agar mengagendakan kegiatan serupa secara berkelanjutan," tegas Gubernur Jambi.

Penyelenggaraan bakti sosial ini turut didukung oleh kolaborasi BUMN, BUMD, dan lembaga zakat, yaitu Pertamina Patra Niaga, PT Hutama Karya (Persero), PT Bank 9 Jambi, BAZNAS Provinsi Jambi, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Melalui sinergi lintas dinas dan kepedulian para kader di lapangan, Provinsi Jambi sukses membuktikan komitmennya dalam memberikan kesetaraan dan harapan baru bagi anak-anak berkebutuhan khusus.