matamata.com - Aktris Wulan Guritno memiliki beberapa persiapan untuk mendalami karakter di film terbarunya berjudul 'Sofia'.
Wulan melakukannya selama 3 kali selama pra syuting.
"Jadi ketemu diskusi, baca skenario, proses reading sama yang lainnya, lalu makan dan ngobrol santai juga," tutur Wulan Guritno di Cinemapolis, Senayan Park, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).
Wulan mengaku harus menjalani persiapan ekstra untuk membintangi film horor psikologis Sofia.
Tak hanya mendalami karakter lewat pembacaan naskah, ia juga mengikuti latihan fisik demi mendukung sejumlah adegan brutal yang akan ditampilkan dalam film produksi Lasisi Pictures tersebut.
"Di film ini, kebetulan aku ada latihan action, bukan dalam arti fighting, tapi karena kita banyak adegan-adegan brutal," kata Wulan Guritno.
Menurut Wulan, seluruh pemain menjalani proses workshop secara intens sebelum syuting dimulai.
Bersama sutradara dan penulis skenario, para pemain membedah setiap adegan agar memahami karakter yang akan diperankan.
"Setiap hari reading, belajar skenario bareng, lalu mengulas setiap detail bersama penulis dan sutradara. Jadi bukan sekadar membaca naskah, tetapi benar-benar mendalami karakter," tegasnya.
Film 'Sofia' resmi memperkenalkan jajaran pemainnya sekaligus menandai kesiapan produksi memasuki tahap principal photography setelah seluruh proses pra-produksi rampung.
Film ini dibintangi oleh Anantya Kirana, Carissa Perusset, Wulan Guritno, Nugie, Kiki Narendra, Habil Nugraha, Leony V.H., Ayu Diandra dan lain sebagainya.
Sutradara Adis Kayl Yurahmah menjelaskan bahwa Sofia merupakan film yang mengandalkan kekuatan karakter.
Karena itu, proses casting dilakukan cukup panjang untuk menemukan pemain yang sesuai dengan visi cerita.
"Film ini berbasis karakter, cerita bergerak melalui perjalanan setiap tokohnya, kami merasa saling menemukan sehingga yakin mereka mampu menghidupkan karakter di film ini," ucap Adis.
Pemeran utama Anantya Kirana mengaku banyak belajar dari para aktor senior selama mengikuti workshop.
Kesempatan tersebut dimanfaatkannya untuk memperdalam teknik akting sekaligus memahami karakter Sofia.
"Aku bersyukur bisa satu proyek dengan kakak-kakak senior, kalau ada yang belum aku pahami, aku banyak bertanya dan mereka sangat terbuka untuk berbagi pengalaman," terangnya.
Sementara itu, Produser Ade Abu optimistis perpaduan aktor senior dan talenta muda akan menjadi kekuatan utama film ini.
Menurutnya, proses pra-produksi telah selesai dan tim siap memulai pengambilan gambar dalam waktu dekat.
"Kami merasa terhormat bisa menyatukan nama-nama besar dan talenta muda berbakat dalam satu proyek. Energi para pemain muda yang dipadukan dengan pengalaman aktor senior akan memberikan kualitas artistik yang kuat bagi film Sofia," tegas Ade Abu.
Film 'Sofia' disutradarai Adis Kayl Yurahmah berdasarkan naskah orisinal karya Benjamin Bernard Chenier.
Selain menyuguhkan ketegangan khas horor psikologis, film ini juga mengangkat isu trauma, relasi keluarga, dan sisi kemanusiaan melalui perjalanan karakter utamanya.
Dengan diumumkannya jajaran pemain dan tim kreatif, Film 'Sofia', kini bersiap memasuki proses syuting dan dijadwalkan menjadi salah satu film horor psikologis Indonesia yang menarik perhatian pecinta sinema.
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Ayah Emir Qatar di Kedubes Jakarta
-
Mendikdasmen Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah demi Tingkatkan Konsentrasi Murid
-
DPR Minta Pemerintah Tingkatkan KPI ASN: Kinerja Enggak Bagus, Out!
-
Istana Proses Pengganti Jampidsus Febrie Adriansyah, Kuntadi Jadi Calon Kuat
-
Mentan Amran Ancam Tutup Perusahaan Sawit yang Permainkan Harga TBS Petani