Pop.matamata.com - Ajang balap bergengsi 'Scooter Prix 2025' memasuki seri pamungkas akhir pekan ini dan bakal melahirkan juara baru.
Sebagai ajang balap skuter terbesar di Indonesia, babak final alias putaran kelima Scooter Prix 2025 digelar 6-7 Desember, di Sirkuit Sentul Karting Internasional, Jawa Barat.
SangPembalap Saugi mengatakan dirinya telah mempersiapkan untuk ajang balap tersebut dan ia mengakui ada tantangan berat, mengingat lawannya juga terbilang berat.
"Saya katakan ada dua tantangan berat, tapi saya optimis, gas poll pokoknya wajib juara dan saya memberikan yang terbaik nantinya," kata Saugi, saat ditemui di Mama Rossy, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (2/11/2025).
Saugi juga mengatakan dirinya sudah memprediksi hal-hal di arena balap, sehingga ia pun memiliki strategi khusus untuk berlaga bersama pembalap lainnya.
"Saya akan berusaha finish nanti durasinya lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya," tegasnya.
Dalam balap tersebut, tim-tim tentu akan tampil semaksimal mungkin di tengah persaingan ketat kompetisi, mengatur strategi yang jitu dalam mempersiapkan motor serta pebalapnya menjadi juara umum dan mendapatkan total hadiah ratusan juta rupiah.
Project Director Scooter Prix 2025, Priambodo Soesetyo menjelaskan menjelang final round ini kondisi persaingan semakin panas karena ketatnya persaingan di dalam sirkuit.
Hal ini terbukti saat di round 4 lalu di mana banyak pebalap yang tampil ngotot.
"Ada beberapa pebalap jatuh bahkan bersenggolan saat balapan, apalagi sirkuitnya juga baru selesai direnovasi jadi makin nyaman buat balapan," tegas Priambodo.
Priambodo juga menjelaskan dari tiga kelas utama ada dua kelas yang persaingannya masih sangat sengit, yakni kelas 2T Tune Up Open dan 2T Small Frame FFA Open.
Sedangkan khusus untuk kelas 4T 220cc Open kemungkinan juara bertahan akan bertakhta lagi.
"Persaingan paling ketat ada di kelas 2T Small Frame FFA Open di mana peringkat 1 sampai 5 hanya selisih 9 poin saja. Jadi peluang untuk menjadi juara umum masih sangat terbuka," tambah Priambodo yang berharap ajang balap bergengsi ini bisa menjadi 'Kiblat' di Asia.
Di Kelas 2T Tune Up Open, M Abdul Azis dari Hoentoe 14 Gunsspeed yang berada di peringkat 1 selisih 11 poin dengan Adi Faisal (Rifky Racing Team) di posisi kedua.
Mereka adalah kandidat utama juara di kelas itu.
Abdul Azis memang paling konsisten selama balapan di 4 round sebelumnya.
Meski begitu, Adi Faisal sebagai saingan terberatnya mengaku akan tampil habis-habisan di final round ini.
Penampilan Adi Faisal sebenarnya sangat menjanjikan karena dua kali finis podium 1, namun gagal menuntaskan balapan round 3.
"Saya akan tampil maksimal di final round ini dan harap bisa kembali naik podium 1," ujar Adi.
Di Kelas 2T Small Frame FFA Open persaingannya lebih ketat lagi.
Klasemen dipimpin oleh Ahmad Saugi dari Rodolfo Racing Team yang hanya berselisih dua poin dengan Putra Purnama Alam dari Widi Persada Racing Team di peringkat kedua dan tiga poin dengan Revin Yuridistira dari Abang Gas Racing Team di peringkat ketiga.
Sedangkan untuk Kelas 4T 220c Open, M. Nurgianto dari Sejahtera Abadi Race Team Ganesha unggul 13 poin di puncak klasemen dari peringkat kedua Jafar Munir.
Nurgianto tidak mau lengah sekalipun punya keunggulan poin cukup besar.
Dia bakal memberikan performa terbaiknya pada Round 5 ini. Dia ingin mempertahankan gelar di kelas yang diikutinya.
"Saya ingin mempertahankan juara bertahan di kelas 4T ini," papar pria asal Tangerang Selatan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
-
Swara Anak Nusantara, Haris The Brothers Hidupkan Kembali Lagu Anak Indonesia
-
Alyssa Lozovskaya dan Julio Rionaldo, Bintangi Film Internasional
-
Virgoun dan Lindi Fitriyana Resmi Menikah
-
Tegas! Wardatina Mawa Resmi Gugat Cerai Insanul Fahmi di PA Medan
-
Raih Rating Tertinggi di Bulan Ramadan, Deddy Mizwar Ungkap Rahasia Sinetron PPT Jilid 19
Terkini
-
Mendapat Ancaman Pembunuhan dari OTK, Aktor Syarief Khan Yakin Dugaan Persaingan Bisnis
-
Hadapi Teror 100 Pocong, Leoni dan Samuel Rizal Kewalahan di Film 'Kolong Mayit'
-
3 Komika Bakal Kocok Perut di Film 'Warung Pocong', Begini Kisahnya
-
Sambut Ramadan, RCTI Hadirkan Tabligh Akbar 'Penyejuk Hati' secara Live dari Masjid Agung Al Amjad Tangerang
-
Demi Keimanan dan Cinta, Marcell Darwin dan Vinessa Inez Rela Berkorban