Pop.matamata.com - Jerome Polin belum lama ini mengungkapkan hal yang berkaitan dengan teknologi, khususnya brand HP dari Jepang. Ada salah satu fitur ketika pengguna memakainya, maka otomatis akan mengeluarkan bunyi yang mengganggu.
Semua brand HP hasil produksi Jepang sudah disetting sedemikian rupa supaya tidak dipakai untuk hal-hal melanggar privasi atau merugikan orang lain. Karena di sana angka kriminal yang menduduki peringkat paling tinggi berupa pelecehan seksual.
Sebagai salah satu negara maju, khususnya dalam teknologi, pihak pengembang ponsel tidak main-main dalam upaya menekan angka kriminalitas. Sehingga muncul inovasi pada fitur kamera.
Menurut penjelasan selebritis Tanah Air yang sudah mengetahui akan inovasi kamera HP produksi Jepang, ia mengungkapkan keunggulan belum dimiliki ponsel lain.
Setiap kali pengguna mengaoperasikan kamera, maka muncul bunyi kenceng banget, tidak bisa dikecilkan volumenya, apalagi dihilangkan. Meskipun pakai earpod sekalipun otomatis bunyi.
Dengan begitu tidak akan ada lagi, pengguna yang berani iseng mengambil foto atau video orang lain secara diam-diam. Mau pakai peredam pun tetap bunyinya bikin orang sekitar tidak nyaman.
"Kalian tau nggak kenapa kalau kita beli HP di Jepang itu selalu bunyi? HP nya nggak bisa dimatikan bunyinya. Jadi misalkan kita beli HP, pas foto itu pasti bunyi cekrek, cekrek. Nggak bisa dimatiin", ungkap Jerome dikutip dari video singkat dalam unggahan Instagram @rumpi_gosip tayang pada (7/11/2024).
Usut punya usut, ternyata pihak developer memang sengaja membuat fitur kamera beda dari kebanyakan brand HP, untuk melindungi wanita karena kebiasaan pakai fashion yang bikin orang lain sering iseng melecehkan.
"Jadi kalau di Jepang itu kriminalnya lebih banyak ke itu sih pelecehan seksual. Misalnya kayak di Jepang itu cewek suka pakai rok-rok gitu, kayak suka banyak yang foto-foto gitu. Jadi kayak kameranya memang dibikin supaya bisa bunyi", jelasnya.
Kalau ada pengguna dari Indonesia misalnya kebetulan beli HP di negeri sakura, maka otomatis setiap kali melakukan pengambilan foto maupun video, langsung bunyi.
"Meskipun HP sudah berada di Indonesia masih tetap bunyi. Bukan sampai Jepangnya, tapi memang produksi Jepang khusus begitu. Nggak ada settingannya untuk menghilangkan bunyi", imbuhnya.
Penjelasan Jerome juga menuai berbagai komentar yang umumnya membenarkan apa perkataan selebriti ternama tersebut. Bahkan ada yang mengaku pernah dibawa ke ahlinya saja tetap masih berbunyi saat pakai kamera.
"Bener! Gue beli iPhone di Jepang gak bisa diilangi suara klik kameranya. Udah dibawa ke Roxy pun, yang katanya jago-jago tetap gak bisa. Nyesel juga beli di Jepang", komentar @mrs.ashki.
"Pertama beli 4s inter Jepang, asli sampai kesel. Ini kamera berisik banget, eh tau-tau emang gitu", tulis @snackbekasi_bm.(*)
Berita Terkait
-
China Kritik Rencana Kenaikan Anggaran Pertahanan Jepang, Soroti Pengerahan Rudal AS
-
Menhan RI dan Jepang Tandatangani Kontrak Kerja Sama Pertahanan di Jakarta
-
Jepang Sebut Indonesia Destinasi Investasi Menjanjikan, Sektor Otomotif Jadi Andalan
-
Muhaimin Iskandar Ajak BUMN Fasilitasi PMI ke Jepang Lewat Program SMK Go Global
-
Bawa Investasi Rp380 Triliun, Presiden Prabowo Tiba di Jakarta Usai Lawatan dari Jepang dan Korsel
Terpopuler
-
Dipasangkan dengan Kenny Austin di Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta', Gisella Anastasia Akui Deg-Degan
-
Selamat! Film 'Ghost Buzzer' Lolos Sensor untuk Semua Umur
-
Syarief Khan akan Laporkan Selebgram ke Polisi, terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Intimidasi
-
Bintangi Film 'Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula', Sarah Sechan Merasa Miris soal Peredaran Narkoba
-
Jaga Solidaritas! Kader Posyandu Mawar 1 Kalisari, Gelar Darmawisata Hangat di Kebunsu Bogor
Terkini
-
Komunitas Rider Kalisari R2L, Gelar Touring Kebersamaan ke Bogor
-
Ingin Karyanya Lebih Bernyawa, Anggia Novita Optimistis Produseri Soundtrack Film 'Juminten Edan'
-
Sepakat Berkolaborasi! Hard Lights, BEAUZ, dan Solar State, Rilis Lagu 'Mad World'
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'
-
Vino G. Bastian Ungkap Film 'Tanah Runtuh', Berdayakan Pemain Down Syndrome