matamata.com - Usai kasus utang piutang berujung damai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Kini, Kontraktor Urban Art yang menangani renovasi rumah milik Sabda Ahessa buka suara.
Tentunya hal ini terkait dengan kisruh dana talangan yang menjerat nama Sabda Ahessa karena dituntut Wulan Guritno.
Meski gugatan perdata yang diajukan Wulan Guritno sudah dicabut, pengacara kedua belah pihak menyebut sudah ada kesepakatan, justru muncul hal-hal lain yang terungkap.
Ibunda Sabda Ahessa, Shanty Widhiyanti, buka suara dan membantah anaknya utang ke Wulan Guritno.
Dia menyebut dana untuk membuat kamar wardrobe itu di-reimburse Wulan setelah hubungannya dengan Sabda kandas.
Selain itu, Shanty juga mengatakan apa yang dilakukan anaknya bukan renovasi rumah, tapi redecorate.
Pihak Wulan Guritno melalui kuasa hukumnya, membantah klarifikasi ibunda Sabda Ahessa.
Nita dari Urban Art menjelaskan renovasi yang mereka jalani bukan hanya mengurus satu kamar saja, melainkan satu rumah milik Sabda Ahessa.
Proses renovasi berjalan dan selesai pada Februari 2023.
Nita mengaku sejak awal Wulan Guritno memang lebih sering membayarkan biaya renovasi yang dicicil beberapa kali.
"(Yang membayar cicilan renovasi) ada yang dari Sabda dan Wulan. Kebanyakan dari Mbak Wulan ya, dana pertama juga dari Mbak Wulan ya," ujar Nita saat ditemui di kawasan Jakarta Timur, Minggu (10/3/2024).
Nita menjelaskan kala itu Sabda Ahessa berjanji akan melakukan pembayaran keseluruhan lewat Urban Art.
Lalu uang sebesar Rp396 juta yang ditagih Wulan Guritno sebenarnya adalah sisa yang harus dibayar Sabda Ahessa.
"Nah itulah perhitungan yang lagi diributkan sebesar Rp300 juta lebih sebenarnya adalah sisa yang harus dibayarkan, tapi secara keseluruhan nilainya itu Rp1,170 miliar. Nah sisa yang dibayarkan itu Rp396 juta, ya itu memang sisa jadi yang direnovasi itu satu rumah bukan satu kamar," beber Nita.
Nita menjelaskan uang tersebut memang dana talangan dari Wulan Guritno.
Namun perihal tuntutan yang dilakukan Wulan Guritno ke Sabda Ahessa, Nita tidak mau ikut campur.
"Kalau urusan saya dengan Mbak Wulan dan Mas Sabda sudah selesai ya. Kalau urusan yang Rp396 juta itu langsung antara Mas Sabda dengan Mbak Wulan ya. Sisa, jadi memang dana talangannya Mba Wulan," tandasnya.
Kini, keduanya hubungan asmara telah kandas dan terlihat tidak lagi menjalin komunikasi dengan baik.
Terpopuler
-
Pramono Anung Targetkan Jakarta Jadi Kota Sinema Dunia Layaknya Busan
-
Hasil BCFM 2026: Perputaran Ekonomi Ekraf Kota Bekasi Tembus Rp334 Juta
-
Menaker Yassierli Minta BPVP Ukur Keberhasilan Pelatihan dari Kebekerjaan Alumni
-
Pemprov DKI Sediakan 12 Ribu Lowongan Kerja Lewat Karir Jakarta dan TKM Expo 2026
-
KPK Optimistis Berantas Korupsi di Bawah Pemerintahan Prabowo-Gibran, Soroti Capaian 36 OTT