Pop.matamata.com - Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menentukan hasil dari Pemilu, namun Airlangga Hartanto sudah percaya diri membahas soal anggaran program makan siang gratis yang kerap kali digaung-gaungkan oleh Prabowo-Gibran.
Konon program makan siang gratis yang kerap kali digaungkan Capres dan Cawpres Prabowo-Gibran ini akan menelan biaya triliunan rupiah pertahunnya dan nantinya akan masuk dalam anggaran di APBN 2025 mendatang.
Salah satu program unggulan paslon Prabowo-Gibran adalah pemberian makan siang gratis yang akan menargetkan sekitar 82,9 juta anak usia sekolah.
Meskipun banyak polemik terkait anggaran program unggulan Prabowo-Gibran ini, Ketum Golkar Airlangga Hartanto memastikan nantinya tiap anak diberi jatah Rp 15 ribu untuk makan siang gratis diluar susu.
"Per anak kira-kira Rp 15 ribu, di luar susu,” kata Airlangga kepada awak media di kantornya, Senin (26/2) dikutip Pop.matamata.com pada Selasa (28/02/2024).
Pernyataan Ketum Golkar sekaligus Menteri Perekonomian soal anggaran makan siang gratis ini tersebar di media sosiallalu kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @rumpi_gosip beberapa waktu yang lalu.
"Pemerintah mulai membahas mengenai program makan siang gratis yang diusung oleh pasangan Prabowo-Gibran. Rencananya, anggaran program prioritas tersebut masuk dalam APBN 2025," tulis akun tersebut iringi unggahannya.
Dalam foto yang diungah, Airlangga mengatakan, selain setiap anak diberi jatah Rp 15 ribu di luar susu, pasalnya pemerintah pusat tidak mengatur soal menu hariannya.
Terkait progam makan siang yang sering kali digaung-gaungkan oleh paslon Prabowo-Gibran, untuk menu makanan nantinya akan diserahkan kepada pemerintah daerah masing-masing.
“Untuk menunya nanti dilepas, kita tidak menyeragamkan,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
Menko Airlangga: Konflik AS-Iran Ganggu Pasokan Minyak Dunia, RI Siapkan Langkah Mitigasi
-
Tindak Lanjut Pertemuan Pengusaha, Presiden Prabowo Pimpin Ratas Ekonomi di Istana
-
Dampingi Kunjungan Presiden Prabowo, Menko Airlangga Luncurkan Kemitraan Ekonomi Indonesia-Inggris
-
Pemerintah Sebut Danantara dan AS Jajaki Kerja Sama Akses Mineral Kritis
-
Pemerintah Pacu Pertumbuhan, Target Belanja Januari Rp116 Triliun
Terpopuler
-
Vino G. Bastian Ungkap Film 'Tanah Runtuh', Berdayakan Pemain Down Syndrome
-
Dipasangkan dengan Kenny Austin di Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta', Gisella Anastasia Akui Deg-Degan
-
Selamat! Film 'Ghost Buzzer' Lolos Sensor untuk Semua Umur
-
Syarief Khan akan Laporkan Selebgram ke Polisi, terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Intimidasi
-
Bintangi Film 'Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula', Sarah Sechan Merasa Miris soal Peredaran Narkoba
Terkini
-
Merasa Kehilangan, ASBAK Band Pilih 'Hidup Tanpa Cinta'
-
Komunitas Rider Kalisari R2L, Gelar Touring Kebersamaan ke Bogor
-
Ingin Karyanya Lebih Bernyawa, Anggia Novita Optimistis Produseri Soundtrack Film 'Juminten Edan'
-
Sepakat Berkolaborasi! Hard Lights, BEAUZ, dan Solar State, Rilis Lagu 'Mad World'
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'