matamata.com - Hal ini karena keluarganya kaget dengan perubahan sikap Marshanda. Pasalnya secara mental terus mengalami penurunan.
“Pernah gua di ruqyah, keluarga gua khawatir banget kenapa Chaca kaya orang lain,” ucapnya.
“Dibawain ustaz dibacain Allahhu Akbar… Ngapain sih nih orang-orang,” jelasnya.
Chaca panggilan akrabnya menyatakan telah terekspos masalah mental sejak umur 15 tahun. Hal ini karena obat yang diberikan oleh salah satu rekannya.
Saat itu Chaca mengaku tak bisa tidur. Sehingga perlu obat penenang agar bisa tidur lancar.
“Gua dikasih xanax dan gua pakai buat syuting,” paparnya.
Marshanda menjelaskan ketika itu dia sangat sulit tidur. Padahal jam 6 pagi dirinya harus sekolah.
Karena itu dia mulai mengkonsumsi obat tersebut. Namun lambat laun, obat itu malah membuatnya kecanduan.
“Gua minum setengah pil setelah sekian lama gak ngaruh lagi. Gua nambah jadi satu pil lalu satu setengah pil dan dalam waktu setahun gua minum 2 pil,” ungkapnya.
Setelah minum dua pil itu, Chaca mengaku langsung berhenti. Dirinya khawatir dengan kondisi kesehatannya.
Berjalan beberapa waktu, Chaca akhirnya mulai sadar bahwa obat yang diminumnya memberikan adiksi. Dia mengaku menyesal telah meminum obat tersebut.
“Gua riset ternyata itu benzodiazepinesitu kalau lebih dari dua minggu, bisa adiktif dan gak bisa berhenti tiba-tiba,” paparnya.
Terpopuler
-
Ekspor Kecap Indonesia Tembus Rp340 Miliar, Australia dan Malaysia Pasar Utama
-
Cetak Sejarah! Veda Ega Pratama Raih Pole Position Pertama Indonesia di Moto3 Australia 2026
-
PBB Khawatirkan Escalation Kekerasan dan Blokade Israel di Tepi Barat Pascaserangan Hebron
-
Trump Cabut Tarif Impor Kanada 50 Persen: Strategi Partai Republik di Pemilu Sela AS 2026
-
MILLS Rilis Koleksi Musim Panas 2027 'Next Inheritance' dan Sepatu Lari Hypercharge R27