Pop.matamata.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan teguran tertulis kepada program televisi Brownis Trans TV. Sanksi tersebut karena penampilan Ivan Gunawan sebagai salah satu host acara dianggap menyerupai perempuan.
KPI menilai pakaian, riasan aksesoris dan bahasa tubuh Ivan Gunawan bergaya ala perempuan. Hal itu dianggap melanggar etika dan norma penyiaran.
"Program ini kedapatan menampilkan adegan yang mengarah pada penormalan laki-laki bergaya perempuan yang dipertontonkan kepada khalayak," tulis KPI dalam teguran yang disampaikan secara terbuka melalui akun Instagram resminya.
"Hal tersebut dinilai melanggar etika dan norma sebagaimana terdapat dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI tahun 2012," lanjutnya.
Menanggapi teguran tersebut, Ivan Gunawan terlihat membela diri. Desainer itu menjelaskan jika penampilannya bukanlah menyerupai perempuan melainkan sesuai dengan konsep acara.
Ivan Gunawan membeberkan alasannya mengenakan gaya pakaian yang menjadi masalah itu. Ia pun menyebut mahkota yang dipakainya saat acara merupakan prestasi yang telah ia raih di tingkat internasional.
"Mau menanggapi postingan ini .... sebelum nya mohon maaf yah @brownis_ttv @jck_desaratu aku harus post kejadian hari itu tanggal 12 Des pas ulang tahun @brownis_ttv konsep bday kita itu back to 60's jd kita pake ala tahun 60-an," tulis Ivan Gunawan.
"Lo semua cek aja tahun segitu orang-orang gayanya kayak apa ke pesta. Terus kenapa gue pakai mahkota karena gue dapet prestasi di tingkat internasional, gue punya lisensi internasional terus gue diapresiasi kinerja gue makanya mahkota itu kebanggaan gue .... jadi sampai kapan pun gue bangga sama mahkota gue !!!" sambungnya.
Bahkan di kolom komentar akun milik KPI, Ivan Gunawan meminta lembaga itu untuk menegur Rhoma Irama yang kerap memakai hak dan selendang.
"Kenapa lu nggak tegur Haji Rhoma Irama pakai hak terus pakai selendang ???" tulis Ivan Gunawan.
Berita Terkait
-
Rhoma Irama Duet dengan JKT 48 di Puncak Perayaan HUT ke-31 Indosiar: Musik Itu Universal
-
Rhoma Irama Lelang Jas dan Sorban Puluhan Tahun untuk Korban Bencana Sumatera
-
Belajar dari China, KPI Pusat Gali Masukan Atur Media Digital untuk Revisi UU Penyiaran
-
Ivan Gunawan Wujudkan Impian Bangun Masjid di Pesantren: Sebelum Haji, Keinginan Besar Saya Tercapai"
-
Gurauan Barak Militer dan KUA, Dedi Mulyadi dan Ivan Gunawan Ramai Ajak Ayu Ting Ting di Tengah Viral Media Sosial
Terpopuler
-
Syarief Khan, Judika dan Daus Separo Ucapkan Selamat Atas Jabatan Baru, Kombes Pol Budi Prasetya
-
Tanggapi Gugatan Wanprestasi Rp5 Miliar, Adly Fairuz Siap Hadapi Persidangan
-
Michelle Ziudith Berpasangan Mesra dengan Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra'
-
Celine Evangelista Merasa Dijebak di Film 'Penunggu Rumah Buto Ijo'
-
Syarief Khan hingga Jarwo Kwat, Ramaikan Kuis 'Dream Box Indonesia'
Terkini
-
Adly Fairuz Dilaporkan Pidana ke Polres Jaktim dan Besok Hadapi Sidang Perdata di PN Jaksel
-
Diduga Lakukan Pelanggaran Kode Etik, Notaris Berinisial FH Dilaporkan ke Majelis Pengawas Daerah
-
Bella Graceva dan Zikri Daulay Bintangi Film 'Pohon Waru', Kisahkan Iblis Perenggut Jiwa yang Malang
-
Wow! Diva Ramaniya Hadirkan Lagu 'Tempat Berlabuh', Suaranya Mirip Raisa
-
Film 'Papa Zola The Movie', Kisahkan Pejuang Keluarga