matamata.com - Fuji, atau Fujianti Utami, kembali menjadi sorotan, kali ini karena pencariannya yang terbuka untuk menemukan bule tampan dan seagama di Eropa untuk dinikahinya. Hal ini terungkap dalam sebuah video TikTok terbaru yang menampilkan Fuji dan dr Oky Pratama.
Video tersebut menangkap momen Oky dan Fuji berjalan-jalan di malam hari di jalanan Eropa, terlibat dalam percakapan tentang menemukan pasangan asing.
"Jadi belum dapat bule juga di sini?" tanya dr Oky Pratama pada Fuji.
Iya, memperbaiki keturunan gitu kan, dibawa pulang ke Indonesia," jawab Fuji.
Oky melanjutkan dengan merinci kriteria yang dicari Fuji dalam seorang bule: tinggi, baik, kaya, tampan, dan beragama yang sama.
"Yang tinggi, baik, kaya," saran Oky Pratama.
"Iya, yang ganteng dan seagama," respon Fuji.
Fuji tampaknya tahu kualitas ideal untuk menantu yang sempurna, sejalan dengan harapan ayahnya, Haji Faisal, yang menginginkan menantu laki-laki yang tidak hanya tampan dan sukses tetapi juga beragama yang sama.
"Biar Pak Haji Faisal..." tanya Oky Pratama.
"Setuju," kata Fuji
Pernyataan Fuji telah memicu berbagai komentar dari netizen, banyak di antaranya mencatat bahwa Asnawi Mangkualam, yang diketahui sebagai pacar Fuji, tidak mendapatkan persetujuan dari Haji Faisal.
"Bule yang tinggi, baik, kaya, tampan, dan seagama agar dapat restu Pak Haji Faisal," ujar seorang netizen.
"Jadi ini dia kriteria Uti," sambar netizen lain.
"Nawikk, lihat Nawikkk," kata lainnya.
Pencarian cinta Fuji terus menarik perhatian audiens online, dan netizen dengan antusias menyaksikan apakah bule yang dipilih akan memenuhi kriteria ketat yang ditetapkan oleh Haji Faisal.
Terpopuler
-
Gibran Dukung UTDI Perkuat Literasi Digital Santri di Hari Santri 2026
-
Kemenhub Imbau Penumpang Rutin Cek Status Penerbangan Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Antipasi Dampak El Nino 2027, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca dan Penanganan Karhutla
-
DPR Minta Unsur Kerugian Negara Tetap Masuk Definisi Korupsi
-
Kadin dan ASAKI Dukung Rencana Pemerintah Hentikan Ekspor Gas demi Industri Dalam Negeri