Ibu Aldila Jelita dan Indra Bekti (Kolase Instagram)
Pop.matamata.com - Ibunda Aldila Jelita, Marjam Abdurahman muncul di tengah kabar putrinya yang hendak rujuk dengan Indra Bekti. Marjam mengaku tak habis pikir dengan keputusan anaknya kembali ke pelukan Bekti.
"Kamu mau balik sama si Bekti? Iya (Dila menjawab), (Marjam tanya) untuk apa? Menjauhkan zina, what?," kata ibu Aldila Jelita dengan ekspresi heran, mengutip dari YouTube Was Was, Minggu (28/08/2023).
Menurut ibunda Aldila Jelita, Indra Bekti sudah melakukan kesalahan yang fatal. Bahkan, ia terang-terangan menyebut sang mantan menantu sebagai penjahat kelamin.
"Kalian kalau punya anak diambil sama penjahat kelamin, kalian mau menyerahkan lagi?," ucap Marjam heran.
Berita Terkait
-
Kecewa Tak Diundang, Indra Bekti Ungkap Perasaannya Terkait Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier
-
Indra Bekti Siap Hijrah ke Australia, Utamakan Pendidikan Anak dan Siap Jadi Pengajar
-
Demi Pendidikan Anak, Indra Bekti Mau Boyong Keluarga Pindah ke Australia
-
Indra Bekti Siap Mulai Hidup Baru di Australia: Saya Harus Berjuang Lagi dari Nol
-
Indra Bekti Tegas Bela Aldila Jelita, Lantang Hadapi Hinaan Netizen dan Tudingan "Mata Duitan"
Terpopuler
-
Diduga Menipu hingga Miliaran Rupiah, Pengusaha Kayu Lapis di Sukabumi Dilaporkan ke Polisi
-
Ditipu Rp 1,2 Miliar oleh Ustazah RD, Puluhan Jemaah Umroh Lakukan Gugatan Perdata di PN Jakut
-
Hore Dapat Hadiah! Ratusan Warga Kota Tasikmalaya Kaget, Rumahnya Diketuk Tim 'Festival Tok Tok Buoy'
-
Fajar Nugra, Siap Kocong Perut Penonton di Film Komedi Horor 'Dukun Magang'
-
Angkat Kisah Romantis! ILIR7 Yakin Lagu 'Seandainya Tercipta Untukku' bakal Viral
Terkini
-
Lewat Lagu 'Jangan Ngebut', Cantika Davinca ungkap Kegelisahan Cinta
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Rawat Kecantikan, Jennifer Bachdim Makin Percaya Diri Gunakan Elara Skin Indonesia
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Beradegan 'Panas' Perdana, Elina Joerg Bangga Serial 'Love & 10 Million Dollars' Raih MURI