Pop.matamata.com - Lagi-lagi, Jessica Iskandar mengadu ke Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Hal ini terkuak melalui unggahan terbarunya di Instagram.
Bukan tanpa sebab, kasus penipuan 10 milyar yang merugikannya ini disebut berjalan mandeg. Dalam unggahannya di Instagram Jessica memposting foto Kapolri, seolah-olah mengadu dengan kasus yang sedang dihadapi.
Jessica tampak pasrah dan tidak punya harapan karena tersangkanya tak kunjung ditangkap polisi.
"Pak listyo, Karena kinerja kepolisian saya rasa lamban dalam menangani kasus penipuan 10 milyar yang saya alami dan terkesan tidak ada harapan untuk segera menangkap tersangkanya meskipun sdh DPO, Saya belajar ikhlas pak Kapolri, saya mendapat pelajaran mungkin menipu orang lebih mudah lalu kabur, yang penting tipunya bisa banyak berM-M jadi bisa bebas terus dan kabur semoga kedepannya tidak ada korban seperti saya lagi pak," tulis Jessica Iskandar dikutip pada Selasa, (22/08/2023).
Unggahan itu kemudian dibanjiri komentar baik dari netizen ataupun selebriti yang pro dengan Jessica Iskandar. Salah satu komentar yang paling mencolok dari Maia Estianty.
"Mungkin lu harus kasih tiket uang penjemputan sang penipu sama team yang jemput nya juga, gitu kira-kira," tutur Maia Estianty.
"Sekelas artis yang udah viral aja masih begini ya. Kalo rakyat biasa, bisa apa?" tutur netizen.
"Jangan berharap sama polisi.. Kita ketemu polisi aja malah di mintain duit sama polisi (tilang)," ujar lainnya.
Sebagai informasi, Jessica Iskandar menjadi korban dugaan penipuan nyaris Rp10 miliar. Ini bukan kali pertama Jessica mengadu ke Kapolri.
Sebelumnya, ia juga pernah membuat postingan mengadu pada Presiden Joko Widodo soal kasus penipuan yang menimpanya. Setelah mengadukan nasib pada orang nomor satu di Indonesia itu, Jessica Iskandar juga mengadu pada Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga
Berita Terkait
-
Jimly Asshiddiqie: Rekomendasi Reformasi Polri Segera Dilaporkan ke Presiden Prabowo
-
Kapolri Perintahkan Usut Tuntas Kasus Oknum Brimob Aniaya Anak hingga Tewas
-
Kadiv Humas: Loyalitas Polri di Bawah Presiden Harga Mati untuk Pembangunan Bangsa
-
Tak Jadi di Bawah Kementerian, DPR Putuskan Polri Tetap Langsung di Bawah Kendali Presiden
-
Retret 8 Jam di Hambalang: Dari Perluasan Sekolah Rakyat hingga Rencana Pasukan Perdamaian ke Gaza
Terpopuler
-
Rakernas Gekrafs 2026, Usung Asta Karya sebagai Arah Baru Gerakan Ekonomi Kreatif
-
Garap Film 'Children of Heaven Versi Indonesia', Hanung Bramantyo Tak Ingin Eksploitasi Kesedihan
-
Mendapat Ancaman Pembunuhan dari OTK, Aktor Syarief Khan Yakin Dugaan Persaingan Bisnis
-
Hadapi Teror 100 Pocong, Leoni dan Samuel Rizal Kewalahan di Film 'Kolong Mayit'
-
3 Komika Bakal Kocok Perut di Film 'Warung Pocong', Begini Kisahnya
Terkini
-
Dipandu Irfan Hakim, RCTI Kembali Hadirkan Tabligh Akbar 'Penyejuk Hati' Live dari Bogor
-
Tahun Ini, Penyanyi Kintan Percaya Diri Merilis Lagu Upbeat dengan Judul 'Lets Dance'
-
Tayang Lebaran Idul Fitri! Prilly Terharu Film 'Danur: The Last Chapter', jadi Akhir Perjalanan Risa
-
Syarief Khan akan Somasi dan Laporkan Selebgram ke Polisi, dengan Dugaan Fitnah
-
Diandra Salsabila hingga Ghazi Alhabsyi, Ungkap Tantangan Seru Sinetron 'Petualangan Rahasia Queena'