matamata.com - Video kemesraan Jeje Govinda dan Syahnaz Sadiqah viral di media sosial. Netizen langsung menyoroti tingkah Jeje dan suara "satu untuk semua". Usai hadir di YouTube Rans Entertainment dan curhat mendalam dengan Raffi Ahmad, Jeje terlihat di konten milik Jessica Iskandar.
Jedar nampak mempromosikan tayangan di aplikasi RCTI Plus. "Syahnaz dan Jeje bahagia. Amin. Tamu Dadakan tayang mulai 10 agustus 2023 di @RCTI Plus," tulis Jedar pada caption.
Ia merekam Jeje dan Syahnaz saat mereka duduk di sofa. "Oh jadi selama ini cuma gimmick ya?" tanya Jedar. "Apanya?" balas Syahnaz sembari tersenyum. Jeje lantas nyosor dan mencium Syahnaz dengan mesra. Sayang, ciuman ke arah pipi tidak kena dan Jeje hanya mencium rambut Syahnaz. Tak lama kemudian, Syahnaz juga mendekatkan kepala ke arah Jeje.
Syahnaz nampak mencoba mengalihkan perhatian dan menanyakan apakah Jedar ingin makan atau tidak. "Mau makan nggak?" tanya Syahnaz. "Ini gimmick berita apa akting sih?" ungkap Jedar. Syahnaz hanya menyarankan pemirsa agar menonton Tamu Dadakan.
"Makanya tonton aja Tamu Dadakan bersama kak Jeje dan Chand Kelvin," kata Syahnaz. "Hanya di..." balas Jedar. "RCTI Oke," ungkap Syahnaz. Video turut merekam pria yang mengucapkan "Satu untuk semua".
Itu adalah slogan untuk SCTV. Meski terdengar sayup-sayup, suara "satu untuk semua" menjadi perbincangan netizen. Tak sedikit netizen yang menyindir bahwa slogan "satu untuk semua" cocok disematkan untuk Syahnaz.
Postingan video yang dibagikan berhasil viral setelah ditonton lebih dari 2,3 juta kali dan memperoleh 230 ribu tanda suka. Konten itu mendapat beragam komentar dari netizen.
"Kedengaran suara satu untuk semua nggak? Ngakak banget gue," kata @ham**T**an.
Terpopuler
-
Gibran Dukung UTDI Perkuat Literasi Digital Santri di Hari Santri 2026
-
Kemenhub Imbau Penumpang Rutin Cek Status Penerbangan Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Antipasi Dampak El Nino 2027, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca dan Penanganan Karhutla
-
DPR Minta Unsur Kerugian Negara Tetap Masuk Definisi Korupsi
-
Kadin dan ASAKI Dukung Rencana Pemerintah Hentikan Ekspor Gas demi Industri Dalam Negeri