Pop.matamata.com - Kikan Cokelat kembali mengenang besarnya peran sang ibunda, Indira Damayanti semasa hidup. Ingatannya langsung tertuju ke masa ketika sosok yang ia cintai masih dikenal sebagai anggota DPR-RI bernama Ade Sugondo.
"Ibu saya memang sempat jadi anggota DPR, tapi kemudian beliau mengundurkan diri," ucap Kikan Cokelat, usai pemakaman ibundanya di TPU Jeruk Purut, Jakarta, Rabu (9/8/2023).
Masih lekat pula dalam ingatan Kikan Cokelat bagaimana sang ibu berani melawan praktik suap dengan menolak amplop berisi uang US$1.000 dalam proses divestasi Bank Niaga di 2002.
"Saya cukup bangga pada saat itu karena ibu saya berani melawan arus," tutur Kikan Cokelat.
Prinsip sang ibunda juga yang kemudian membawa Kikan Cokelat tumbuh sebagai pribadi berintegritas sampai sekarang. Meski beda profesi, kejujuran dan transparansi tetap jadi pedoman utama Kikan Cokelat dalam bekerja.
"Ibu saya banyak sekali mengajarkan soal integritas. Ibu itu buat saya kalau diumpamakan itu seperti sinar matahari ya. Dia sumber kehidupan dan saya rasa dia salah satu orang selain bapak saya yang bener-bener membentuk saya jadi saya hari ini," terang Kikan Cokelat.
"Ibu saya memainkan peran besar di situ dan banyak sekali wejangan nasihat-nasihat beliau yang akan selalu saya simpan terus," sambung pemilik nama asli Namara Surtikanti tersebut.
Kini, sosok tangguh dan pemberani yang oleh Kikan Cokelat disebut sebagai ibu itu telah tiada. Tak ada lagi yang bisa Kikan Cokelat lakukan selain mengirim doa agar setiap kebaikan Indira Damayanti di dunia membawanya ke surga.
"Enggak ada keinginan lain dari saya pribadi selain ibu dilancarkan jalannya," tutur Kikan Cokelat.
Ibunda Kikan Cokelat meninggal dunia pada 8 Agustus 2023. Sebelum berpulang, Indira Damayanti sudah tujuh tahun berjuang melawan kanker payudara.
Sempat dinyatakan sembuh pada November 2022, kanker ibunda Kikan Cokelat kambuh lagi di Februari 2023. Selnya bahkan sudah menyebar sampai liver.
"Jadi kalau ditanya penyebab meninggalnya, kanker hati," kata Kikan Cokelat di rumah duka kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. (Adiyoga Priyambodo)
Berita Terkait
Terpopuler
-
Rakernas Gekrafs 2026, Usung Asta Karya sebagai Arah Baru Gerakan Ekonomi Kreatif
-
Garap Film 'Children of Heaven Versi Indonesia', Hanung Bramantyo Tak Ingin Eksploitasi Kesedihan
-
Mendapat Ancaman Pembunuhan dari OTK, Aktor Syarief Khan Yakin Dugaan Persaingan Bisnis
-
Hadapi Teror 100 Pocong, Leoni dan Samuel Rizal Kewalahan di Film 'Kolong Mayit'
-
3 Komika Bakal Kocok Perut di Film 'Warung Pocong', Begini Kisahnya
Terkini
-
Dipandu Irfan Hakim, RCTI Kembali Hadirkan Tabligh Akbar 'Penyejuk Hati' Live dari Bogor
-
Tahun Ini, Penyanyi Kintan Percaya Diri Merilis Lagu Upbeat dengan Judul 'Lets Dance'
-
Tayang Lebaran Idul Fitri! Prilly Terharu Film 'Danur: The Last Chapter', jadi Akhir Perjalanan Risa
-
Syarief Khan akan Somasi dan Laporkan Selebgram ke Polisi, dengan Dugaan Fitnah
-
Diandra Salsabila hingga Ghazi Alhabsyi, Ungkap Tantangan Seru Sinetron 'Petualangan Rahasia Queena'