matamata.com - Pedangdut Pamela Safitri baru-baru melabrak Dinar Candy. Lantaran ia merasa tersinggung dengan sikap sang DJ yang menantangnya dengan menggunakan inisial Miyabi. Bahkan, dalam hal ini anggota Duo Serigala ini membongkar aib masa lalu Dinar Candy.
Mulanya Dinar Candy menantang Pamela Safitri dengan inisial Miyabi. Mengingat nama Miyabi itu merupakan username akun games Mobile Legend milik Pamela Safitri.
"Gue dapet banyak banget tag dari temen-temen atau netizen soal postingannya lo Dinar Candy, katanya lo nantangin gue pake username ML gue Miyabi," tulis Pamela Safitri di Instagram, dikutip Kamis (3/8/2023).
Merasa tidak terima dengan apa yang sudah dilakukan oleh Dinar Candy terhadapnya. Pamel Safitri langsung membongkar masa lalu sang DJ. Ia mengungkap kalau Dinar dulu pernah menumpang tenar dengan dirinya.
"Bol cebol, nantangin pake inisial inisial, nggak inget emang dulu numpang tenar sama siapa. Lagian nggak ngaca rupanya kaya Miyabi itu siapa?" ungkapnya.
Selanjutnya, pada unggahannya yang lain Pamela membagikan salah satu kontennya dengan Dinar Candy. Ia pun langsung mengatakan kalau Dinar munafik dan menilai kalau sang DJ adalah sosok kacang yang lupa akan kulitnya.
"Jejak digital nggak pernah hilang. Sebelum lo pansos sama yang lain inget nggak ke siapa dulu?" bebernya lagi.
"Emang susah kalo ngomong sama kacang lupa kulit. Nggak tahu terima kasih, malah nusuk dari belakang. Dasar munafik," imbuhnya.
Di sisi lain, Dinar Candy pun mengunggah potret dirinya yang sehabis latihan tinju. Ia pun menuliskan seolah siap melawan sosok miyabi yang kerap ia koar-koarkan.
"Tebak lawan siapa 10 September, lawan Miyabi gas kan?" tulis Dinar Candy di Instagram pribadinya.
Baca Juga
Terpopuler
-
Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bagi Kesehatan Paru-Paru dan Cara Mencegahnya
-
Pemkab Aceh Barat Kembalikan Rp917 Juta Kerugian Negara Hasil Temuan BPK
-
Kementerian ESDM: Bahan Bakar B50 Lolos Uji Ekstrem Mesin Tambang 1.000 Jam
-
Polri dan Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
-
DPR Minta Kemenkes dan BNPB Optimalkan Penanganan Dampak Kesehatan Erupsi Anak Krakatau