matamata.com - Inge Anugrah dan Ari Wibowo memilih untuk bercerai setelah menikah hampir 20 tahun. Mereka ternyata mempunyai persamaan yaitu tak mau memakai cincin kawin.
Inge Anugrah beralasan bahwa memakai cincin kawin akan ribet sehingga mereka jarang memamerkannya. Sebagai informasi, penampilan Inge Anugrah yang tidak memakai cincin kawin menarik perhatian awak media. Banyak yang menduga-duga, Inge tidak memakai cincin kawin karena telah diminta oleh sang suami, Ari Wibowo.
Namun Inge menegaskan, sejak masih akur dengan Ari, dirinya ternyata memang tidak pernah memakai cincin kawin. "Aku emang nggak pakai. Aku kan nge-gym, susah kalau pakai gloves, pakai sarung tangan. Makanya dari dulu nggak pakai," kata Inge, dikutip dari YouTube Rasis Infotainment pada Senin (30/7/2023).
"(Walau nggak nge-gym tetap) enggak dipakai. Karena susah kalau buka copot buka copot, malah ribet," sambungnya. Inge juga mengakui, dirinya dan Ari tidak pernah mempersalahkan pemakaian cincin kawin. "Enggak (Ari tidak pernah bertanya). Ari juga merasa ribet pakai karena sama-sama pakai gloves," tutur Inge.
"Enggak ada obrolan sih, karena sama-sama nggak pernah pakai," lanjutnya. Inge menampik dugaan jika Ari akan meminta cincin kawin tersebut, termasuk hadiah yang sudah pernah diberikan kepadanya, seperti pakaian.
Hal itu Inge utarakan saat awak media menanyakannya. "Pemberian barang kayak kado atau apa gitu nggak dikembalikan? Sudah jadi hak milik masing-masing?" tanya awak media.
"Enggak ada," balas Inge, "Baju dipulangkan? Enggak lah, masa baju dipakai dikembalikan gitu? Enggak bakal dipakai juga sama dia kali."
Inge menambahkan tidak ada pembicaraan mengenai hal itu antara dirinya dan Ari sebelum memutuskan berpisah. Inge juga merasa tidak pernah diberikan barang mahal, seperti jam tangan mewah misalnya.
"Enggak ada permintaan untuk balikin juga. Jam aku juga G-Shock, bukan yang kayak Rolex. Masa G- Shock masih diminta? Kayanya enggak deh," jelas Inge.
"Cincin nikah diminta balik? Enggak sih aku rasa nggak bakal diminta balik juga. Enggak ada (peninggalan barang berharga yang dibagi dua)," pungkasnya. (Suara.com/Benu Khalid)
Terpopuler
-
Ekspor Kecap Indonesia Tembus Rp340 Miliar, Australia dan Malaysia Pasar Utama
-
Cetak Sejarah! Veda Ega Pratama Raih Pole Position Pertama Indonesia di Moto3 Australia 2026
-
PBB Khawatirkan Escalation Kekerasan dan Blokade Israel di Tepi Barat Pascaserangan Hebron
-
Trump Cabut Tarif Impor Kanada 50 Persen: Strategi Partai Republik di Pemilu Sela AS 2026
-
MILLS Rilis Koleksi Musim Panas 2027 'Next Inheritance' dan Sepatu Lari Hypercharge R27