matamata.com - Nama Denise Chariesta belakangan ini kerap kali menjadi sorotan publik. Lantaran selama hamil tanpa suami ia membuat beberapa kali kontroversi di media sosial. Mulai dari membuka donasi untuk biaya persalinan hingga santer menyindir mantan kekasihnya yang tak mau tanggung jawab atas kehamilannya itu.
Terbaru, Denise Chariesta kembali menyinggung soal mantan kekasih yang berinisial JK. Pada awal kehamilan JK pernah meminta tes DNA untuk memastikan anak yang dikandung Denise adalah darah dagingnya. Namun, pada waktu itu Denise menolak secara mentah-mentah karena mood yang masih naik turun selama awal kehamilan.
"Namanya juga lagi hamil ya mood naik turun. Bapaknya ada jelas. Dapat dipastikan, kalau dulu kan gue masih baper ya hormon nggak mau tes DNA," ucap Denise Chariesta dalam unggahan cuplikan video akun Instagram @lambe_danu, dikutip Selasa (1/8/2023).
Merasa sudah bodo amat dengan mantan kekasihnya yang tak mau bertanggung jawab dengan kehamilannya itu. Kini, Denise malah menantang balik JK untuk melakukan tes DNA.
"Test aja sana. Gue yang tantangin sekarang, tapi bayar sendiri," tegas pengusaha bunga itu.
Denise mempersilahkan mantannya untuk melakukan tes DNA jika masih tidak percaya. Namun, ia ingin biaya tes DNA-nya ditanggung masing-masing. Mengingat biaya melakukan tes tersebut terbilang mahal baginya.
"Test DNA mahal Rp10 juta. Iya kan mahal," tandasnya.
Unggahan itu lantas menarik perhatian warganet untuk berkomentar. Beragam komentar pun memenuhi unggahan tersebut.
"Udah kasian sama anaknya yang di dalem perutt.. malu banget punya mamah kayak gini," komentar seorang warganet.
"Begitulah nasib perempuan SALOME ketika hamil nggak ada yang mau tanggung jawab, semoga sabar ya mbak," ujar warganet lain.
"Makanlah Denis selagi itu yang bikin dirimu bahagia, semoga sehat-sehat sampai lahiran nantinya," imbuh warganet di kolom komentar.
Seperti yang diketahui, hingga saat ini Denise Chariesta masih membuka donasi untuk biaya persalinan sang anak. Beberapa waktu lalu, bahkan ia mendapatkan sumbangan uang sebesar Rp100 juta.
Siapa sangka kalau hal itu membuatnya semakin optimis dan percaya diri. Ia bahkan, sempat koar-koar soal target donasinya bisa mencapai Rp1 miliar.
Terpopuler
-
Kenapa 'GJLS: Berapi-Api' Personal Buat Generasi Burnout: Ekspektasi Jadi Pahlawan, Realitas Dicap Jadi Beban Lingkungan
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Dakwaan Pemerasan dan TPPU Rp354 Miliar
-
Pemerintah Indonesia Bahas Teknis Bantuan Penanganan Karhutla dari Malaysia
-
Menko Pangan Targetkan 8.000 KDKMP Terisi Bahan Pokok Akhir Oktober 2026
-
Menko Muhaimin Minta Anggaran Pemberdayaan Diperbesar untuk Pangkas Bansos