matamata.com - Bantah Mandul, Dewi Perssik Bersyukur Pernah Hamil dan Keguguran: Kalau Gak Gitu, Mungkin Gue...
Belum punya anak hingga sekarang membuat Dewi Perssik kerap menjadi sasaran komentar kurang menyenangkan. Seperti baru-baru ini, Dewi Perssik dicibir mandul oleh salah satu netizen di media sosial.
Kala itu, Dewi Perssik tengah melakukan siaran langsung Instagram. Tak disangka ada netizen yang mencibir Dewi Perssik mandul lewat kolom komentar.
"Si mandul," kata Dewi Perssik membacakan komentar netizen dalam live-nya, dikutip dari kanal YouTube Citraa Daily Vlog pada Jumat (9/6/2023).
Dewi Perssik pun menanggapi nyinyiran tersebut dengan santai. Dia mengungkapkan fakta bahwa dirinya dulu pernah hamil namun mengalami keguguran.
Namun, Dewi Perssik mengaku bersyukur karena tak memiliki anak dari mantan-mantannya. Sebab dia malah terhindar dari stres karena harus membesarkan anak dari pria yang tidak bertanggung jawab.
"Allah itu maha manajemen yang terbaik. Contoh nih kalau misalkan seandainya, dulu kan gue pernah hamil terus keguguran, kalau seandainya gue nggak keguguran mungkin sekarang gue jadi kelimpungan," jelas pedangdut yang akrab disapa Depe itu.
"Lagi mikir gue punya anak, anaknya orang, yang bapaknya udah hilang entah ke mana, parasit," tegasnya.
Lebih lanjut, Dewi Perssik menganggap takdir yang dijalaninya saat ini merupakan bentuk kasih sayang Tuhan kepadanya. Dia merasa akan kepikiran soal nasib sang anak jika dulu tidak keguguran.
"Untung gue nggak punya anak, berarti Allah itu sayang sama gue. Kalau gue punya anak apa nggak kepikiran gue. Apa namanya jadi ibu anak gue sama hombreng (homo)," pungkas Dewi Perssik. (Tata)
Baca Juga
Terpopuler
-
Menhut Raja Juli Antoni Sejel Lahan Karhutla di Ketapang, Minta Petugas Tak Lengah
-
Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bagi Kesehatan Paru-Paru dan Cara Mencegahnya
-
Pemkab Aceh Barat Kembalikan Rp917 Juta Kerugian Negara Hasil Temuan BPK
-
Kementerian ESDM: Bahan Bakar B50 Lolos Uji Ekstrem Mesin Tambang 1.000 Jam
-
Polri dan Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda