matamata.com - Nyesek Tahan Tangis, Nikita Mirzani Bongkar Tingkah Laura Meizani Saat Pacaran: Pulang Jam 1 Pagi
Nikita Mirzani kembali buka suara soal hubungan dirinya dengan sang putri sulung, Laura Meizani alias Lolly. Usai Lolly memilih berada di pihak Antonio Dedola, hubungan Nikita dan Lolly ramai disebut tidak baik-baik saja.
Saat bertemu dengan awak media, seperti yang diunggah ke akun Instagram @keluargakecildijerman, tampak Nikita Mirzani tak kuat menahan tangisnya. Suaranya pun terdengar serak setiap kali berbicara.
Merasa sedih, Nikita Mirzani tidak memungkiri jika dirinya memang mengekang gaya hidup dari Laura Meizani. Namun ia tidak melakukannya tanpa alasan dan pertimbangan.
"Kalau dia bilang, 'Aku dikekang, aku nggak boleh pergi pacaran, aku nggak bisa main sama temen-temen aku, ya memang betul'," aku Nikita Mirzani soal larangan yang diberikannya kepada Lolly.
Keputusannya yang mengekang Laura Meizani ini tak lain karena Lolly adalah anak perempuan yang satu-satunya. Nikita juga berkaca dengan kejadian di masa lalu yang pernah ia alami sebagai perempuan.
"Gue cuma pengin menjaga apa yang masih bisa gue jaga. Gue nggak mau anak gue nanti ketika punya suami dapat perlakuan yang sama seperti ibunya," tambah Nikita Mirzani.
Sementara terkait gaya pacaran putrinya, Nikita mengaku pernah ketakutan lantaran Lolly baru pulang jam 1 pagi saat pacaran dengan seseorang.
"Makanya setiap dia pacaran, gue tuh selalu pengin, 'Sini mana pacarnya?' Mau pergi nonton, pernah sekali dibebasin, pergi nonton oke, pulang jam 1. Gue nggak tidur. Gue sampai gemeteran, 'Ke mana anak gue?'" jelas Nikita Mirzani (Maya)
Terpopuler
-
Jokowi Beberkan Kronologi Kelulusan S1 UGM di Sidang Kasus Ijazah Palsu Roy Suryo cs
-
Haedar Nashir Buka Suara Soal Kasus Penyadapan Ilegal Pejabat dan Tokoh Ormas
-
Target Cetak 10 Juta Pengusaha Baru, Menko Muhaimin Dorong Promosi UMKM di Harbolnas 2026
-
Danantara dan BP BUMN Bangun Industri Unggas Modern, Target Rampung Mei 2027
-
Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan SD hingga UGM dalam Sidang Roy Suryo di PN Jaktim