Pop.matamata.com - Rukun salat wajib dilakukan agar ibadah kita sah dan diterima Allah SWT. Selain menaati rukun wajib, ibadah salat juga harus dilengkapi dengan sunah-sunah yang telah ditentukan.
Membaca doa ifitah merupakan salah satu sunah yang terdapat dalam ibadah salat. Ada beberapa macam doa iftitah menurut berdasarkan mazab yang berbeda.
Doa iftitah adalah bacaan yang dilafalkan tepat setelah takbir dan sebelum membaca surat Al-Fatihah di rakaat pertama. Berikut bacaan doa iftitah serta adab dan etika saat membacanya.
Doa Iftitah yang Umum Digunakan di Indonesia
Umat muslim di Indonesia umumnya membaca doa iftitah berdasarkan mazab Imam Syafi'i. Bacaannya adalah sebagai berikut.
"Allahu akbar kabiro wal hamdulillaahi katsiiroo, wa subhanallahi bukrotawwa'asyiila. Innii wajjahtu wajhiya lilladzi fatoros samawati wal ardho. Khaniifammuslimaw wa maa ana minal musyrikiin. Inna sholaati wanusukii wamahyaya wamamaatii lillaahi robbil 'aalamiin. Laa syariikalahu wabidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin."
Artinya: "Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji hanya bagi Allah dengan pujian yang sangat banyak. Maha Suci Allah di waktu pagi dan petang. Sungguh aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau tunduk, dan aku tidak termasuk dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sungguh salatku, ibadahku, hidupku matiku hanyalah untuk Allah Tuhan alam semesta, yang tidak punya sekutu bagi-Nya. Dengan demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim (orang-orang yang berserah diri)." (HR Muslim No. 185)
Doa Iftitah yang Lebih Pendek
Selain bacaan doa iftitah di atas, ada versi lebih pendek yang biasanya dibaca oleh umat muslim di Indonesia. Bacaan ini berdasarkan mazab Imam Hanafi.
"Subhaanaka allaahumma wa bihamdika wa tabaarokasmuka wa ta'aalaa jadduka wa laa ilaaha ghoyruka."
Artinya: "Maha suci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu, Maha berkah Nama-Mu. Maha tinggi kekayaan dan kebesaran-Mu, tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau." (HR Tirmidzi No. 243)
Adab dan Etika Membaca Doa Iftitah
Ada adab dan etika yang tidak boleh dilanggar saat membaca doa iftitah. Simak baik-baik agar bisa diterapkan dengan benar.
- Doa iftitah dibaca dengan suara pelan agar tidak mengganggu ibadah orang lain.
- Makruh apabila dibaca dengan suara keras.
- Dianjurkan untuk membaca doa iftitah versi pendek saat salah berjamaah jika khawatir tertinggal bacaan surat Al-Fatihah dari imam.
- Hukumnya suna jika dibaca dengan takbiratul ihram.
- Doa iftitah boleh digabung dengan beberapa versi selama memenuhi syarat.
Itu dia bacaan doa iftitah yang merupakan rukun sunah salat. Semoga bermanfaat.
Berita Terkait
-
Seskab Teddy Ajak Umat Islam Jadikan Isra Mikraj Momentum Teguhkan Iman
-
Alyssa Daguise Bagikan Alat Salat saat Ultah, Perbedaan Agama Tak Jadi Halangan: Cantik Luar Dalam
-
Sleman Geger! Muncul Penampakan Duta Sheila On 7 di Lapangan saat Salat Ied
-
Aaliyah Massaid Disebut Tak Bisa Bedakan Waktu Salat Magrib dan Tarawih, Gen Halilintar Disentil: yang Penting Anak Diva
-
Fuji Dihujat gegara Disangka Pamer Salat di Pesawat, Padahal Faktanya Begini
Terpopuler
-
Sindir Koruptor, Adong Silalahi Yakin Lagu 'Maling Teriak Maling' bakal Sukses
-
Beautylogica Clinic Pakubuwono, Perawatan Kecantikan dengan Teknologi Canggih
-
Kezia Lizina Tertarik Bintangi Film 'Silent Dance' karena Soroti Dunia Tari
-
Keren! Irish Bella jadi Eksekutif Produser di Film 'Dosa: Penebusan atau Pengampunan'
-
Kekuatan Doa Katolik, jadi Tantangan Callista Arum di Film 'Tumbal Proyek'
Terkini
-
Dukung Pembangunan Daerah, HIPMI Banten Gelar Rakerda hingga Forbisda 2026
-
Atasi Masalah Sampah! Warga Kalisari Kolaborasi dengan Anggota DPRD DKI Jakarta, Ryan Kurnia Ar Rahman
-
Tirukan Gaya Kibas dan Goyangan, Anita Sanzz Ingin Berduet dengan Penyanyi Lia Ladysta
-
Anggia Novita Bangga Sang Putra Sulung, Aldy Riva jadi Penemu Teknologi Canggih
-
Menguras Emosi! Jared Ali Raih Juara 1 Lomba Lari Maraton di Film 'Children of Heaven'