matamata.com - Blak-blakan Pengadilan Bongkar Penyebab Shandy Aulia Gugat Cerai Suami, Fix Ga Cocok?
Shandy Aulia belum lama ini menggugat cerai sang suami, David Herbowo begitu mengejutkan masyarakat Tanah Air. Kini, alasan Shandy melayangkan gugatan cerai pun menjadi pertanyaan besar publik.
Pihak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sendiri juga telah membenarkan kabar Shandy ingin menceraikan David. PN Jakarta Selatan juga membongkar penyebab ibu satu anak itu ingin berpisah.
Bukan orang ketiga, Shandy disebut ingin bercerai lantaran sudah terlalu sering terlibat pertengkaran dengan David. Cekcok yang terus menerus di antara mereka agaknya membuat Shandy lelah dan memutuskan untuk berpisah.
"Alasan gugatan karena perselisihan yang terus menerus (antara) penggugat dengan suaminya," kata Djuyamto selaku Humas PN Jakarta Selatan, Sabtu (15/04/2023).
Dibongkar Humas PN Jaksel, dokumen perceraian Shandy resmi didaftarkan sejak 11 April 2023. Nantinya, sidang perdana perceraian pasangan ini bakal digelar pada 3 Mei 2023 mendatang untuk kemudian dilanjutkan ke tahap mediasi.
"Gugatan masuk 11 April, nah nanti sidang pertamanya tanggal 3 Mei. Sidang pertama nanti kan untuk memanggil kedua belah pihak hadir. Nanti kalau kedua belah pihak hadir akan diteruskan ke tahapan mediasi," terang Djuyamto.
Tak banyak tuntutan yang diminta Shandy atas gugatan cerainya. Ia bahkan berbesar hati ingin membagi rata hak asuh anak dengan David. Aktris 35 tahun ini kabarnya juga tak menuntut perihal harta gono-gini.
"Tuntutan yang lain hak asuh anak mereka itu Claire Herbowo itu hak asuhnya ada pada kedua belah pihak yaitu antara penggugat dan tergugat. Itu saja tuntutannya," kata Djuyamto.
Terpopuler
-
DPR Minta Kemenkes dan BNPB Optimalkan Penanganan Dampak Kesehatan Erupsi Anak Krakatau
-
Bapanas Geber Penyaluran Bantuan Beras 30 Kg untuk Tekan Inflasi
-
Pemerintah Tambah SPHP Jagung Bulog 150 Ribu Ton, Khusus Peternak Unggas UMKM
-
Ketua DPR Puan Maharani Minta Aparat Usut Lahan Karhutla Ditanami Sawit
-
Bulog Siap Salurkan Bantuan Pangan Beras Hingga Desember 2026, Stok Aman 4 Juta Ton