matamata.com - Tak Ada Adegan Cium Rangga Azof Bikin Lesti Kejora Kecewa, Rizky Billar: Ngarep Lu!
Aktor Rangga Azof menjadi bintang video klip lagu baru Lesti Kejora, Insan Biasa. Lesti mengaku kecewa karena adegan mesra yang dilakoninya ternyata tak sesuai bayangan.
Rangga Azof dipilih sebagai model video klip Insan Biasa atas permintaan Lesti Kejora yang mengaku sudah lama mengidolakan sang aktor. Rizky Billar, suami Lesti menyetujui dengan syarat tidak ada kontak fisik alias mesra-mesraan.
Siapa sangka jika Lesti Kejora justru kecewa lantaran tak ada adegan mesra. Padahal ibu satu anak itu sudah punya bayangan soal adegan yang akan dilakoninya bersama sang idola.
"Tadi kan ada adegan di kasur, ceritanya Dede bangunin Kak Azof. Dede kan cuma ngebangunin Kak Azof terus ngasih tehnya, diminum, abis itu udah," kata Lesti dalam tayangan kanal YouTube Leslar Entertainment, Sabtu (18/3/2023).
Pedangdut jebolan ajang pencarian bakat D'Academy itu merasa seharusnya ada peluk dan cium yang dilibatkan dalam adegan tersebut.
"Dede bilang, realitanya bukan begitu, dicium dulu, peluk dulu, dibangunin, baru diminum tehnya, lalu Kakak bangun, terus Dede dikecup, gitu," imbuhnya.
"Ngarep lu!" sahut Rizky Billar ngegas, mengundang tawa semua orang, termasuk Rangga Azof. "Ngarep lu maksudnya?" tanya Billar.
Lesti Kejora meluruskan bahwa itu berdasarkan pengalamannya dengan Rizky Biilar.
"Memang maksud Dede kan gitu, di adegan ini kok nggak ada, cuma begini doang, Dede ngasih teh, abis itu udah. Udah gitu tangan doang lagi," jelasnya.
Apa Lesti nggak tahu ya kalau Rizky Billar yang tak memperbolehkan ada adegan mesra?
Terpopuler
-
TNI AL Pengerahkan 3 Kapal Perang Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
-
Polisi Periksa 8 Saksi Kebakaran Maut di Paniai yang Tewaskan 11 Orang
-
DPR Bakal Koordinasi dengan Pemerintah Soal Usul Perpanjangan Masa Jabatan Kades
-
Jakarta Doodle Fest 2026 dan Indonesia Kaya Hadirkan Kembali 'Musikal Absurd: Hidup Segan But Im Not Done'
-
Kasus Korupsi Bansos Beras PKH: KPK Panggil Kepala Bulog Jateng dan Puluhan Saksi