matamata.com - Komentari soal Kehebohan Childfree, Kiky Saputri Makin Vulgar: Kata-katanya Nggak Banget.
Kiky Saputri yang sedang menikmati bulan madu bersama suaminya, Muhammad Khairi keliling Eropa tetap memantau kehebohan di sosial media Indonesia.
Dia ikut menyoroti isu childfree atau tidak ingin punya anak yang dihebohkan oleh influencer Gita Savitri.
Menurut komika yang kerap meroasting para pejabat ini, dia tak mau dipusingkan dengan pilihan punya anak atau tidak punya anak.
Dia juga tak menyalahkan orang yang memilih untuk tidak punya anak, asalkan mereka juga tidak merasa lebih baik dari yang memilih punya anak.
"Banyak yang lagi ribut soal punya anak dan tidak ingin punya anak.
Apapun pilihannya, semoga itu adalah yang terbaik untukmu dan kehidupanmu. Yang menjadi salah adalah ketika kita merasa lebih baik atas pilihan orang lain," tulisnya.
Kocaknya, dia bukannya menjadi pihak yang memilih childfree atau bukan, malah membahas soal dirinya yang sedang menikmati kehidupan sebagai pengantik baru.
"Buat kita berdua ga perlu pusing punya anak atau tidak punya anak, karena sesungguhnya kita masih pusing gonta ganti gaya buat bikin anak. Haha," celetuknya pada postingannya, Kamis (9/2/2023).
Melihat pernyataan Kiky Saputri yang lumayan nyeleneh itu, beberapa netizen ikut ngakak. Ada juga selebriti yang ikutan nimbrung.
Namun ada juga yang merasa kalau caption-caption Kiky Saputri semakin vulgar membahas soal kehidupan rumah tangga sebagai suami istri.
Baca Juga
"Kata kata nya makin kesini makin gak banget.. makin gak enak didengar aja," kritik netizen lainnya.
"Namanya juga penganten baru mba. Coba kalau penganten lama pasti yang dibahas masalah panci, beras, popok," komentar netizen memaklumi.
"Saya sih bacanya ngakak dan lucu .. plot twist nya dapet," bela netizen lain.
"Gak usah baper dengan caption nya kiky, Kiky ini kang roasting jd BE aja deh klo baca caption nya," timpal lainnya.
Terpopuler
-
Atasi Karhutla Jambi, Kemenhut Buka Opsi Modifikasi Cuaca dan Geser Helikopter
-
KPK Periksa Pihak Swasta Usut Aliran Uang Kasus KPP Madya Banjarmasin
-
Kemenhut Wajibkan Pemegang PBPH Lakukan Langkah Ekstra Mencegah Karhutla
-
Target RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026, Komisi III DPR: Waktu Efektif Sisa 8 Minggu
-
AS Usulkan Biaya Visa H-1B Naik Jadi Rp1,82 Miliar, Ini Alasannya