matamata.com - Nama selebriti Tanah Air Ferry Irawan tengah santer menjadi bulan-bulanan publik pasca melakukan tindak KDRT kepada istrinya, Venna Melinda.
Di tengah santernya kasus KDRT tersebut, beredar kabar yang menyebutkan Ferry Irawan mengata-katai Natasha Wilona sebagai wanita murahan.
Kabar miring soal Ferry Irawan yang menyeret Natasha Wilona ini diunggah oleh kanal YouTube Vemi Liar pada Kamis (19/1/2023).
Video tersebut menuai atensi sebanyak 4,8 ribu jumlah tayangan. Berikut adalah narasi yang disertakan dalam video kanal YouTube Vemi Liar.
"Biadab! Ferry Irawan katai Natasha Wilona wanita murahan. Venna Melinda menangis ratapi nasib, Verrell ngamuk Wilona dihina," bunyi keterangan tersebut.
Akan tetapi, benarkah kabar Ferry Irawan mengata-katai Natasha Wilona wanita murahan?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran tim Matamata.com pada Kamis (19/1/2023), tidak ditemukan adanya catatan soal perselisihan Ferry Irawan dengan Natasha Wilona.
Narasi yang disertakan di bagian judul video dengan isi video dalam kanal YouTube Vemi Liar tersebut tidak relevan.
Alih-alih menjelaskan perselisihan, narator dalam video tersebut malah menjabarkan perjalanan cinta Verrell Bramasta.
Selain itu, foto thumbnail juga dengan narasi tidak memiliki hubungan. Foto thumbnail hanya menyertakan kepingan foto Ferry Irawan dan Natasha Wilona seolah-olah benar adanya perselisihan.
KESIMPULAN
Dengan demikian, narasi yang menyebutkan Ferry Irawan mengata-katai Natasha Wilona wanita murahan adalah keliru alias hoaks.
Konten video dalam kanal YouTube tersebut masuk ke dalam kategori konten misleading.
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan menindak tegas pelaku korupsi dan penyelewengan anggaran program prioritas, te
-
The Sounds Project Vol. 9 'Beyond Memories', Hadirkan 120+ Musisi Lintas Genre dan Generasi
-
Bawa Plot Twist Epik, '402 Rumah Sakit Angker Korea' Resmi Jadi Horor Terkeren Anggy Umbara!
-
Siap-Siap Beralih dari LPG! ESDM Mulai Uji Coba Kompor Listrik untuk Rumah Tangga
-
Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Evaluasi Program Prioritas Nasional